PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersiap mendukung target ambisius pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional dalam waktu satu tahun.
Tidak tanggung-tanggung, ribuan hektare lahan pertanian dan perkebunan disiapkan untuk digarap secara optimal guna memperkuat ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, menyatakan bahwa daerahnya siap menjadi salah satu motor penggerak swasembada pangan nasional. Ia menegaskan, langkah yang diambil tidak sebatas wacana, melainkan telah disiapkan dalam bentuk rencana konkret pengembangan berbagai komoditas unggulan.
“Kami telah mengajukan pengembangan kelapa sawit seluas 850 hektare, kakao 150 hektare, kopi robusta 800 hektare, dan kelapa dalam 800 hektare. Ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, tetapi juga untuk menciptakan peluang kerja baru dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Khairunas, Rabu (24/9).
Rapat koordinasi (rakor) tersebut juga membahas pentingnya penyederhanaan birokrasi di sektor pertanian, yang selama ini dianggap sebagai hambatan utama bagi para petani.
Dalam pertemuan itu, Menteri Pertanian menyatakan komitmennya untuk memangkas berbagai regulasi yang dinilai menghambat produktivitas pertanian nasional.
Selain itu, pemerintah pusat mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti rempah-rempah dan hasil perkebunan agar dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi para petani.
Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, Solok Selatan optimistis dapat berperan strategis dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.
“Bukan tidak mungkin, dari sudut Ranah Minang ini, Indonesia memulai langkah besar menuju swasembada pangan berkelanjutan,” jelas Khairunas. (tno)
Editor : Novitri Selvia