Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tenggelam di Embung Irigasi Lasuang Batu Solsel, Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal setelah 7 Jam Pencarian

Randi Zulfahli • Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:29 WIB

Pria 24 tahun tenggelam saat mandi di Embung Irigasi Lasuang Batu, Solok Selatan, Jumat  (27/3/2026) sore. Tim SAR gabungan menemukan korban meninggal dunia setelah pencarian 7 jam.
Pria 24 tahun tenggelam saat mandi di Embung Irigasi Lasuang Batu, Solok Selatan, Jumat (27/3/2026) sore. Tim SAR gabungan menemukan korban meninggal dunia setelah pencarian 7 jam.
PADEK.JAWAPOS.COM–Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Ahmad Frenzi, seorang pria 24 tahun yang dilaporkan tenggelam saat mandi di Embung Irigasi Jorong Lasuang Batu, Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan (Solsel). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (27/3/2026) malam.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menyampaikan bahwa penemuan korban terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. "Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian awal," ujar Hendri, Sabtu (28/3/2026).

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini bermula pada Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIB. Ahmad Frenzi, warga Sungai Durian, Kecamatan Sungai Pagu, diketahui sedang mandi di embung tersebut bersama rekan-rekannya. Diduga karena tidak mahir berenang, korban tiba-tiba tenggelam di area embung yang cukup dalam.

Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan saat melihat Ahmad mulai kesulitan di air. Namun, kondisi kedalaman embung menyulitkan upaya penyelamatan manual di lokasi. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar hingga diteruskan ke Unit Siaga SAR Solok Selatan pada pukul 16.29 WIB.

Upaya Pencarian dan Evakuasi

Mendapat laporan tersebut, tim rescue Unit Siaga SAR Solok Selatan yang berjarak sekitar 31,7 kilometer dari lokasi langsung bergerak. Sebanyak delapan personel dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 17.44 WIB untuk segera melakukan koordinasi dengan perangkat nagari serta masyarakat setempat.

Dalam proses pencarian, Tim SAR gabungan melakukan penyelaman secara freediving dan manual di sekitar titik koordinat 1°31'33.84'' Lintang Selatan - 101°03'58.02'' Bujur Timur. Upaya ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya 5 personel Unit Siaga SAR Solok Selatan, 1 anggota SAKA SAR, 4 perangkat nagari, serta sekitar 20 warga setempat.

Setelah pencarian selama beberapa jam, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.

Operasi SAR Ditutup

Dengan ditemukannya korban, pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang melakukan debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat pada pukul 22.45 WIB.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam operasi ini. Mengingat korban telah ditemukan, operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup," pungkas Hendri.

Baca Juga: Scaloni Buka Suara Soal Nasib Messi di Piala Dunia 2026: Keputusan di Tangan Pemain!

Dalam operasi ini, petugas menggunakan berbagai alat pendukung seperti rescue carrier, LCR, peralatan SAR air, hingga peralatan medis dan komunikasi. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#tenggelam #Kantor SAR Kelas A Padang #embung #Solsel #meninggal