“Kita melaporkan kondisi Kota Solok terkini khususnya dalam pengembangan kepemudaan dan olahraga,” ujar Wako Solok Zul Elfian Umar.
Penekanan wako dalam laporannya lebih pada upaya percepatan penyelesaian Stadion Marahadin yang telah sampai ke tahap IV dari V tahapan yang direncanakan. Ia juga menyampaikan selama ini telah dilakukan pelaksanaan melalui APBD Kota Solok dan juga Bantuan Keuangan Khusus dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Mengingat satu-satunya kota yang belum memiliki stadion sepak bola serta ditambah lagi rencana keinginan Kota Solok menjadi tuan rumah Porprov 2025, penyelesaian stadion menjadi sangat prioritas.
“Akan tetapi, keterbatasan keuangan daerah menjadi kendala dalam penyelesaiannya. Tentunya saya berharap Kemenpora merekomendasikan kepada KemenPUPR untuk kemajuan olahraga di Kota Solok,” tukasnya.
Menpora, Zainuddin Amali menyambut baik kedatangan Wako beserta jajaran. Ia juga sangat merespons harapan wako dan akan membantu wako dalam hal upaya percepatan penyelesaian pembangunan stadion sepak bola Marahadin Kota Solok.
Dijelaskannya, dua tahun belakang seluruh pembangunan fisik menjadi kewenangan Kementerian PUPR termasuk sarana dan prasarana olahraga, begitupun juga halnya dengan kepemudaan menjadi kewenangan Kemendikbud.
“Akan tetapi, rekomendasi tetap dari Kemenpora. Saya sangat support, kita akan berikan secepatnya dan kita kawal ke Kementerian PUPR,” ungkap Menpora.
Ia juga mengingatkan agar stadion yang dibangun jangan tanggung-tanggung yakni bertaraf internasional dan beliau juga menyampaikan beruntung Sumatera Barat memiliki Universitas Negeri Padang (UNP) yang bisa dijadikan tempat konsultasi untuk masalah olahraga khususnya stadion ini. (frk) Editor : Novitri Selvia