Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Solok Maksimalkan Potensi DAS Kebut Pembangunan Laydam Batang Lembang

Novitri Selvia • Senin, 4 Maret 2024 | 12:02 WIB

CEK LAPANGAN: Wawako Solok, Ramadhani Kirana Putra didampingi Sekretaris Dinas PUPR Kota Solok saat meninjau pembangunan Laydam DAS Batang Lembang, Jumat (1/3).(Frikel/Padek)
CEK LAPANGAN: Wawako Solok, Ramadhani Kirana Putra didampingi Sekretaris Dinas PUPR Kota Solok saat meninjau pembangunan Laydam DAS Batang Lembang, Jumat (1/3).(Frikel/Padek)
Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Lembang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kota Solok dan hingga saat ini perbaikan terus dilakukan agar meminimalisir dampak bencana, serta supaya bisa dimanfaatkan. 

Hal itu disampaikan Wawako Solok, Ramadhani Kirana Putra saat meninjau pembangunan Laydam Batang Lembang di Kelurahan Tanahgaram, Kecamatan Lubuk Sikarah, Jumat (1/3).

Dijelaskannya, aliran Batang Lembang menjadi momok bagi masyarakat Kota Solok disaat musim penghujan, yang luapannya kerap mengakibatkan banjir dan hampir setiap tahun terjadi. 

“Saat ini, beberapa titik sungai sudah dinormalisasi, namun belum mengatasi permalasahan secara menyeluruh, tak hanya itu, penguatan tepi sungai atau laydam di berbagai titik juga menjadi perhatian Pemko Solok untuk mengantisipasi terjadinya banjir,” ujar Ramadhani. 

Menurutnya, pendangkalan Batang Lembang terjadi akibat sedimentasi bibir tebing yang runtuh, maka itu harus diatasi dengan melakukan pembangunan dinding penahan tebing atau laydam di sepanjang dinding sungai yang dianggap titik rawan longsor.

Selain itu, hal tersebut juga tak terlepas dari pemanfaatan kawasan DAS sebagai objek wisata pendukung. Pemko Solok terus gencarkan pengembangan Batang Lembang menjadi destinasi wisata baru. 

“kita sudah lakukan kajian analis aspek Sosial Budaya Pengembangan Batang Lembang dengan melibatkan tim ahli dan tim teknis dari OPD terkait,” tambahnya. 

Adapun, pemanfaatan dan pengelolaan kawasan sungai batang lembang masih belum maksimal. Maka itu, diperlukan strategi yang bagus untuk meningkatkan kawasan sungai Batang Lembang menuju destinasi wisata.

Pola pengembangannya wisata sungai yang berkaitan dengan event budaya, integrasi wisata sungai dengan kawasan wisata lainnya, integrasi wisata sungai dengan budaya daerah terdekat. 

Sebagai salah satu upaya, pihaknya juga memberikan dukungan pada semua pihak untuk memajukan destinasi wisata, mendukung perkembangan produk ekonomi kreatif, serta juga meningkatkan peran masyarakat, generasi muda dalam memajukan pariwisata, serta meningkatkan rasa sadar memiliki objek wisata. (frk) 

Editor : Novitri Selvia
#pemko solok #Pembangunan Laydam Batang Lembang #Ramadhani Kirana Putra