“Maka itu, kami menyambut baik kerja sama dengan media, khususnya yang terverifikasi dan terdaftar di dewan pers, seperti Padang Ekspres ini,” ujar Kepala Diskominfo Kota Solok Heppy Dharmawan, saat menerima kunjungan Dirut Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi didampingi Pemred Rommi Delfiano dan Manager Sirkulasi/Koran, Dicky Junaidi.
Apalagi saat ini, menurutnya, dengan banyaknya wadah media digital dan media sosial yang bisa dimiliki dan diakses dengan mudah, sebuah informasi bisa menjadi tidak terkontrol, karena banyak yang tidak dibatasi oleh nilai-nilai jurnalistik, sehingga informasi beredar sangat masif dan beresiko menjadi hoaks.
“Maka itu, Pemko Solok selalu menekankan untuk bekerjasama dengan media yang terverifikasi di dewan pers, karena bagi kami, dalam menerima maupun menyampaikan informasi, kami selalu memperhatikan kaidah jurnalistik,” ungkapnya.
Selain itu, guna mewujudkan pelayanan publik yang berdampak pada kondisi yang nyaman, Pemko Solok melalui Dinas Kominfo Kota Solok maksimalkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai pendukung terwujudnya kota Solok sebagai Smart City.
Dengan perkembangan transformasi digital mendorong penyediaan layanan pemerintahan yang lebih efisien berbasis teknologi digital, pihaknya harus memanfaatkan teknologi tersebut agar layanan menjadi lebih efesien dan efektif.
“Di sini kita (Diskominfo) memiliki 42 pegawai baik ASN maupun honorer, dan ditambah 5 orang programer yang memiliki keahlian khusus di bidang IT, sebagai upaya mendukung penerapan Smart City di Kota Solok,” ujarnya.
Ia mengatakan, indeks penerapan SPBE Kota Solok tahun 2023 berpredikat baik dengan nilai 3,37. Terjadi peningkatan drastis dari Tahun 2022.
“Hal ini tidak lepas dari dukungan dan kerjasama seluruh pihak dan stakeholder dalam mewujudkan digitalisasi layanan pemerintahan yang secara umum telah berjalan efektif dan efisien,” ujarnya.
Ia berharap, melalui penerapan SPBE dapat mendukung pemerintah daerah sebagai katalis dalam mewujudkan Smart City. Pemerintah daerah yang menerapkan SPBE dapat menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mengumpulkan, memproses, dan menganalisis data lebih efisien dan efektif.
Hal ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat dan efektif untuk menerapkan konsep Smart City dalam membangun Kota Solok yang lebih cerdas dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, pihaknya ingin setiap instansi memanfaatkan website, selama ini meskipun seluruh instansi sudah memiliki website, namun belum dimanfaatkan maksimal, lalu, juga beberapa aplikasi layanan dan pengaduan akan disosialisasikan juga kepada masyarakat.
“Sesuai arahan wali kota, seluruh OPD yang menyangkut pada pelayanan publik dan penyelenggaraan Pemerintahan Kota Solok akan dievaluasi pelaksanaan SPBE-nya,” tutupnya.
Pemanfaatan SPBE sangat memudahkan jalannya pemerintahan di tengah kendala-kendala yang ada. Menurutnya, implementasi SPBE merupakan salah satu indikator kesuksesan reformasi birokrasi.
Sementara itu, Dirut Padang Ekspres, Mhd Nazir Fahmi berharap kerja sama dengan Pemko Solok yang telah lama terjalin terus ditingkatkan lagi. Apalagi pada masa sekarang, dengan menjamurnya medsos, semakin banyak juga wadah bagi penyebar hoaks maupun informasi tidak layak dipublikasikan.
“Sekarang informasi tersebar begitu liar dan tidak dapat dikontrol dan tanpa filter, maka itu, diri kita lah yang harus memfilter informasi itu,” ujarya.
Ia menegaskan, Padang Ekspres menegaskan selalu berpegang pada nilai dan kaidah jurnalistik, dan terus mengedukasi masyarakat untuk bisa menyaring informasi yang didapat.
Selain itu, Ia berharap Pemko Solok juga konsisten terhadap program smart city dan program yang berhubungan dengan edukasi terkait budaya literasi di masyarakat.
“Sudah tugas kita pers, termasuk juga Kominfo Kota Solok, untuk mengedukasi masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi yang tersebar tanpa filter itu,” tukasnya. (frk)
Editor : Adetio Purtama