Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai Dinas Pertanian di wilayah kerja UP3 Solok dengan tujuan mempererat sinergi antara PLN dan sektor pertanian dalam mendukung keberlanjutan serta efisiensi energi di bidang agrikultur.
Dalam forum tersebut, masing-masing kepala Dinas Pertanian menyampaikan pemaparan terkait tantangan dan perkembangan terbaru di sektor pertanian. Salah satu fokus utama dalam diskusi adalah penerapan Electrifying Agriculture, sebuah program inovatif dari PLN yang telah diterapkan oleh petani buah naga, bawang, dan huller padi di Solok.
Manager PLN UP3 Solok, Abdul Azis, menjelaskan manfaat program Electrifying Agriculture, yang terbukti meningkatkan efisiensi serta menekan biaya operasional petani. “Program ini telah memberikan dampak positif bagi petani, seperti peningkatan efisiensi dan pengurangan biaya operasional. Teknologi yang diterapkan membantu mereka meningkatkan hasil produksi serta keuntungan,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi terbuka antara PLN dan para peserta, yang menghasilkan berbagai usulan solusi dan rencana kerja sama lebih lanjut untuk mendukung ketahanan pangan serta keberlanjutan energi di Solok dan sekitarnya.
“Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara PLN dan sektor pertanian, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan serta keberlanjutan energi di wilayah ini,” pungkas Azis.(*)
Editor : Hendra Efison