PADEK.JAWAPOS.COM– Pemerintah Kota Solok meresmikan revitalisasi Taman Syech Kukut menjadi Taman Literasi Digital dengan konsep modern dan multifungsi, Kamis (30/04/2026). Perubahan ini menjadikan taman tidak hanya sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga pusat aktivitas masyarakat.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan bahwa desain terbaru taman mengusung konsep kota terintegrasi dengan sentuhan estetika kontemporer.
Menurutnya, taman tersebut dirancang untuk melampaui fungsi konvensional dan menjadi ruang interaksi warga Kota Solok serta daerah sekitarnya.
“Taman ini akan melampaui fungsi sebagai ruang hijau semata, melainkan menjadi pusat kegiatan warga Kota Solok dan wilayah sekitarnya,” ujarnya.
Pengembangan kawasan menghadirkan berbagai fasilitas unggulan. Salah satunya panggung terbuka dengan arsitektur khas yang dapat dimanfaatkan untuk pertunjukan seni, kegiatan komunitas, hingga festival lokal.
Baca Juga: KAI Sumbar Siapkan 23.376 Kursi KA Lokal Saat Libur Panjang 1-3 Mei 2026, Ini Rutenya
Selain itu, di area plaza utama dibangun air mancur interaktif yang diharapkan menjadi daya tarik baru, terutama bagi keluarga dan anak-anak.
Tidak hanya itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan bioskop di kawasan taman. Fasilitas ini ditujukan agar masyarakat dapat menikmati hiburan film tanpa harus bepergian ke kota lain.
“Kami juga akan membangun bioskop, sehingga warga Solok bisa menikmati film tanpa harus ke Padang. Semua fasilitas hiburan kini tersedia di sini,” kata Ramadhani.
Penataan taman turut mengedepankan kenyamanan pengunjung, khususnya pejalan kaki dan pesepeda. Jalur khusus disiapkan untuk aktivitas jogging maupun bersepeda santai.
Ruang terbuka hijau diperkuat dengan penanaman pepohonan rindang, serta dilengkapi area bermain anak yang dirancang aman dan inovatif. Fasilitas pendukung lain seperti area parkir yang tertata, pencahayaan taman, dan tempat duduk juga disiapkan secara strategis.
Baca Juga: Truk Rusak di Kelok Banto, Jalur Padang-Solok Macet Parah Pagi Ini
Revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga peningkatan fungsi ruang publik agar lebih produktif. Zona literasi berupa area baca dan belajar diperluas, sekaligus dilengkapi panggung seni budaya.
Setiap akhir pekan, tepatnya Sabtu dan Minggu malam, pengunjung akan disuguhi beragam pertunjukan, mulai dari silek, randai, hingga kegiatan olahraga dan event budaya lainnya.
Pemerintah Kota Solok meyakini kehadiran taman ini akan memberikan dampak positif, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
“Kami yakin inisiatif ini akan melonjakkan kunjungan wisatawan, meramaikan interaksi sosial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tegasnya.
Dengan berbagai fasilitas yang dihadirkan, Taman Syech Kukut diharapkan menjadi ikon baru rekreasi sekaligus ruang ekspresi kreatif bagi masyarakat Kota Solok.(*)
Editor : Hendra Efison