PADEK.JAWAPOS.COM–Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Solok periode 2023-2027 resmi dilantik pada Sabtu (6/6/2026) di Komplek Muhammadiyah Pandan, Kota Solok. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai kebangkitan kembali gerakan kepemudaan Muhammadiyah di Kota Beras Serambi Madinah tersebut.
Dalam kepengurusan yang baru, Hendra Saputra dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua PDPM Kota Solok. Ia didampingi Auliansyah sebagai Sekretaris dan Mahendri Eka Putera sebagai Bendahara. Sejumlah bidang strategis lainnya juga diisi oleh kader-kader Pemuda Muhammadiyah yang akan menjalankan roda organisasi selama masa bakti 2023-2027.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Bendahara Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat, Nofil Asrianto. Acara tersebut turut dihadiri berbagai unsur pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh Muhammadiyah.
Baca Juga: Kabau Sirah Berbenah Total, Semen Padang FC Terapkan Sistem Payroll dan Renovasi Fasilitas
Hadir dalam kegiatan itu Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kota Solok, Elvi Rosanti, yang mewakili Wali Kota Solok, Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, anggota legislatif Hendra Saputra, Ketua Bawaslu Kota Solok Rafiqul Amin, Ketua KNPI Kota Solok Figo Restu Perdana, serta perwakilan Generasi Muda Ansor Kota Solok.
Selain itu, tampak pula Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solok Jalinus Hadis, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Solok Hamidayati, para pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah, Ketua dan Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Solok, serta perwakilan Pemuda Muhammadiyah Tanah Datar.
Dalam sambutannya, Nofil Asrianto menegaskan pentingnya meneguhkan identitas Pemuda Muhammadiyah sebagai generasi pelopor, pelangsung, dan penyempurna dakwah Muhammadiyah.
Ia mengingatkan bahwa kader Pemuda Muhammadiyah tidak hanya fokus terhadap isu-isu kebangsaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membesarkan organisasi persyarikatan.
"Kalau Pemuda Muhammadiyah hanya memfokuskan perhatian pada isu kebangsaan, maka mereka akan lupa terhadap kewajiban untuk membesarkan persyarikatan. Berdasarkan hasil Tanwir Bali, para kader Pemuda Muhammadiyah harus berkomitmen untuk kembali membesarkan rumah gadang," ujar Nofil Asrianto.
Menurutnya, pelantikan ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat gerakan kepemudaan Muhammadiyah di Kota Solok setelah sebelumnya mengalami masa vakum kepemimpinan.
Ia menjelaskan bahwa gerakan Pemuda Muhammadiyah bertumpu pada tiga pilar utama, yakni basis sosial, agama, dan intelektual.
"Gerakan Pemuda Muhammadiyah bertumpu pada tiga hal utama, yaitu basis sosial, agama, dan intelektual. Tiga hal tersebut menjadi pondasi yang menguatkan eksistensi Pemuda Muhammadiyah yang telah berusia 94 tahun. Tugas utama PDPM adalah membentuk kader-kader andal yang akan melanjutkan perjuangan persyarikatan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Solok, Jalinus Hadis, menekankan bahwa Pemuda Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam menyelamatkan generasi muda dari berbagai persoalan sosial yang berkembang saat ini.
Ia mengaku prihatin terhadap berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
"Kita prihatin dengan kondisi pergaulan generasi muda saat ini, khususnya penyebaran narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya. Hal ini menjadi tanggung jawab yang harus diemban oleh Pemuda Muhammadiyah Kota Solok," katanya.
Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli, turut menyampaikan apresiasi atas dilantiknya kepengurusan baru PDPM Kota Solok. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Melambung, Penumpang di BIM Sumbar Turun 12 Persen
Menurut Fauzi, Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang memiliki sejarah panjang dan telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa, termasuk melalui sektor pendidikan.
"Muhammadiyah merupakan organisasi sosial Islam tertua yang memiliki sejarah panjang. Kontribusi Muhammadiyah bagi bangsa dan negara, termasuk Kota Solok, telah sangat signifikan. Lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah telah aktif membangun generasi berkarakter," tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Solok siap membuka ruang kolaborasi dengan Pemuda Muhammadiyah dalam berbagai program pembangunan kepemudaan.
Baca Juga: Pohon Tumbang di Jalan Padang-Painan Km 17, BPBD Padang Gerak Cepat Bersihkan Jalur
"DPRD siap bekerja sama dengan keterbukaan untuk berkolaborasi bersama Pemuda Muhammadiyah. Kebersamaan ini menjadi modal besar dalam mewujudkan Kota Solok yang lebih maju," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Solok yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, dr. Elvi Rosanti, menyampaikan bahwa kepengurusan baru Pemuda Muhammadiyah merupakan bagian dari estafet kepemimpinan generasi muda yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.
"Kita semua berharap amanah ini dapat ditunaikan dengan baik. Pemuda hari ini merupakan gambaran masa depan Indonesia, juga Kota Solok. Dengan rekam jejak panjang Pemuda Muhammadiyah, kita yakin mereka mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kota Solok ke depan," katanya.
Elvi menambahkan bahwa Indonesia tengah bersiap menghadapi bonus demografi 2045. Karena itu, pembinaan generasi muda harus menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial merupakan langkah penting untuk menciptakan generasi yang berkualitas.
"Kota Solok perlu proaktif dalam menghadapi berbagai persoalan kenakalan remaja. Untuk permasalahan pemuda, libatkan mereka dalam proses penyelesaiannya. Inilah peran penting para pemuda, termasuk Pemuda Muhammadiyah," tutupnya.
Baca Juga: Harry Kane Cetak Gol, Inggris Kalahkan Selandia Baru 1-0 di Laga Uji Coba Piala Dunia 2026
Pelantikan PDPM Kota Solok periode 2023-2027 ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan gerakan Pemuda Muhammadiyah dalam mencetak kader unggul, memperkuat dakwah Islam berkemajuan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan Kota Solok di masa mendatang. (cr8)
Editor : Adetio Purtama