Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

10 Sanggar Seni Sumbar Dapat Project Fasilitasi Bidang Kebudayaan 2021

Hendra Efison • Senin, 27 September 2021 | 18:48 WIB
Photo
Photo
Sepuluh sanggar seni Sumbar mendapatkan fasilitasi bidang kebudayaan (FBK) dari pemerintah pusat. Project yang diusulkan harus diselesaikan dan ditampilkan dengan baik. Jika sukses, maka ke depan makin banyak lagi sanggar seni yang mendapatkan program tersebut.

"Kita mengucapkan terima kasih pada pemerintah pusat atas program fasilitasi kebudayaan yang diharapkan bisa melestarikan budaya daerah. Pesan saya jaga kepercayaan yang telah diberikan," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menerima audiensi dari Dinas Kebudayaan dan sanggar seni, Senin (27/9/2021).

Sumbar itu tidak hanya budaya Minang tetapi juga budaya Mentawai dan budaya lain yang tumbuh di tengah masyarakat. Budaya yang berakar dari kearifan lokal itu harus dilestarikan sehingga bisa menumbuhkan daya tarik karena keunikannya.

"Hal tersebut berkorelasi dengan pariwisata karena salah satu yang membuat orang berkunjung ke satu daerah adalah keunikan budaya," ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan penampilan dari karya yang dihasilkan nanti juga akan bisa memetakan ketertarikan generasi muda terhadap budaya sendiri. Bisa dicarikan pula solusi agar generasi muda bisa menjadi penerus budaya daerah.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti mengatakan sejak 2013 Sumbar tidak lagi menerima program fasilitasi kebudayaan selama lima tahun. Setelah itu ada yang dapat secara diam-diam. "Sekarang baru bisa dapat lagi, dan kompak," katanya.

Ia mengatakan pada 2021, Sumbar adalah yang paling banyak menerima program fasilitasi kebudayaan yaitu 10 sanggar. Dari 9.641 proposal yang masuk se-Indonesia disaring menjadi 6.000-an. Akhirnya hanya 136 proposal yang mendapatkan fasilitasi pada 34 provinsi dan 10 di antaranya dari Sumbar.

"Penampilan sanggar ini nantinya akan terpisah, paling lambat Oktober 2021 dan pelaporan keuangannya pada akhir tahun," ujarnya.

Hadir dalam audiensi itu di antaranya Himpunan Keluarga Seniman Musik Indonesia Padang. Theater Sekata Padangpanjang, Sangar Seni Rang Kayo Sati, Sangar Umbuik Mudo Padangpariaman, Ajisman Ceriano Mentawai, Dedi Juliasman Sikat Sila Mentawai, Joel Prianto Sikat Sila Mentawai, Suaka Luhung Naskah Padang, Malinggai Umai Mentawai, dan Impressa Dance.(*) Editor : Hendra Efison
#Kebudayaan Mentawai #Sanggar Seni Sumbar #Fasilitasi Bidang Kebudayaan #fbk #Kebudayaan Minang