”Senin (15/11), DPRD Sumbar secara resmi menyampaikan ke publi 21 nama calon komisioner KPID Sumbar. Setelah itu, 10 hari uji publik, masyarakat bisa memberikan tanggapan atas calon ini. Setelah itu baru kita agendakan uji kelayakan dan kepatutan di DPRD Sumbar,” kata Ketua Komisi I Sumbar Samsul Bahri, Minggu (14/11).
Sebelumnya, panitia seleksi (pansel) telah menyerahkan hasil seleksi mereka ke Ketua DPRD Sumbar Supardi. Hasil seleksi diserahkan Ketua Pansel Ilham Adelino Azre.
Tahapan selanjutnya, hasil seleksi tersebut akan diseleksi lagi secara mendalam oleh Komisi I DPRD Sumbar, menjadi 14 orang.
Ilham Adelino Azre yang kerap dipanggil Azre, juga dosen FISIP Unand didampingi Devi Kurnia, Heranof Firdaus dan Hengki Andora mengatakan, yang diserahkan saat ini merupakan hasil terbaik, berdasarkan penilaian objektif terhadap kemampuan para calon komisioner KPI Sumbar.
Dia juga mengatakan, banyak hal yang akan dipertimbangkan oleh DPRD Sumbar dalam menetapkan komisioner informasi, maka tahapan berikutnya diperkirakan Azre jauh akan lebih alot dan amat selektif.
Ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan, hasil yang diserahkan pada lembaga ini akan dilanjutkan melalui komisi I DPRD Sumbar. “Hasil ini akan kami lanjutkan pada seleksi berikutnya,” katanya.
Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar H.M. Nurnas menyebutkan di mana ada dua sanggahan yang masuk, namun sudah diselesaikan pansel, dan saat ini bisa diserahkan hasil dari seleksi tersebut.
Hasil seleksi akan segera diumumkan, agar bisa menerima masukan dari masyarakat terhadap para calon KPI yang nanti akan diseleksi lebih ketat.
“Meskipun ada sanggahan pada awalnya, namun bisa diselesaikan pansel, dan yang kami terima ini semua sudah bisa diumumkan untuk menerima masukan publik. Kami tidak melakukan intervensi pada pansel, sehingga semua merasa enjoy, sehingga hasil ini benar-benar optimal,” tutup Nurnas. (eko) Editor : Novitri Selvia