Kecamatan Payakumbuh Selatan menjadi kecamatan tercepat dan pertama di Kota Payakumbuh yang melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2023. Musyawarah untuk menentukan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2024 mendatang itu, digelar pemerintah kecamatan Payakumbuh Selatan pada Rabu siang (1/2).
Pelaksanaan Musrenbang Payakumbuh Selatan ini, terbilang istimewa. Karena dihadiri langsung oleh Pj Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda, bersama anggota DPRD Yendri Bodra Datuak Parmato Alam dan Kepala Bappeda Yasrizal. Selain mereka, juga hadir Kadis PUPR Muslim, Kadis Pertanian Depi Sastra, Kepala DP3AP2KB AH. Agustion, Camat Payakumbuh Selatan Agus Rubiono, Lurah, Fasilitator Kelurahan, Ketua KAN, dan tamu undangan lainnya.
Camat Payakumbuh Selatan Agus Rubiono menyebut, Musrenbang Payakumbuh Selatan Tahun 2023, digelar bersamaan dengan Rembug Stunting. Adapun tema yang diangkat adalah "Melalui Musrenbang Kecamatan dan Rembug Stunting Tahun 2023, Kita Wujudkan Peningkatan Kualitas SDM dan Penguatan Ekonomi Masyarakat untuk Pertumbuhan Inklusif yang Berkelanjutan".
"Dalam Musrenbang Payakumbuh Selatan Tahun 2023, sesuai dengan arahan pimpinan, dalam hal ini Pj Wali Kota, maka program dan kegiatan untuk tahun 2024 mendatang, diarahkan yang berkaitan dengan isu nasional. Yakni, pengendalian inflasi, penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim," kata Agus Rubiono.
Pada intinya, menurut Agus Rubiono, Musrenbang Payakumbuh Selatan tahun 2023, tidak hanya diarahkan kepada pembangunan fisik. Tapi lebih banyak pada program pemberdayaan masyarakat. Bentuknya, sosialisasi, Bimtek, dan pelatihan.
Disisi lain, Pj Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda, mengapresiasi semangat peserta Musrenbang Payakumbuh Selatan 2023. Rida juga memuji ramainya kehadiran peserta dan banyaknya usulan yang masuk, terkait dengan pengendalian inflasi, penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim. "Kita harapkan, semangat kita ini, nantinya menggaung ke tingkat nasional," kata Rida.
Tanda Cinta untuk Yang Lemah
Sementara itu, usia Kecamatan Payakumbuh Selatan, memang masih muda belia. Lahir dari hasil pemekaran Kecamatan Payakumbuh Barat, Payakumbuh Selatan baru berusia 15 tahun pada 23 Desember 2023.
Meski belum genap lima belas tahun, namun Kecamatan Payakumbuh Selatan, terus menggeliat. Berbagai pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, terus digenjot.
Aparatur pemerintah yang bertugas di kecamatan ini juga terus melahirkan inovasi-inovasi. Teranyar, pada tahun 2023 ini, diluncurkan G-Takasih 2000 yang merupakan akronim dari Gerakan Tali Kasih 2000.
"Dalam Gerakan Tali Kasih 2.000 ini, kita siapkan kotak partisipasi di kantor camat. Pola yang kita pakai, ASN kantor camat dan masyarakat, bisa memasukan uang Rp2.000 ke dalam kotak tersebut," kata Camat Payakumbuh Selatan Agus Rubiono kepada Padang Ekspres.
Nanti, kata Agus, uang yang terkumpul dalam kotak partisipasi itu akan digunakan untuk penanganan kemiskinan ekstrim dan stunting. Berupa bantuan makanan sesuai dengan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan, termasuk juga buat sembako. "Penerimanya, akan kita gilirkan tiap kelurahan," tukuk camat energik ini.
Selain G-Takasih 2.000, Kecamatan Payakumbuh Selatan juga menangani stunting, dengan menggunakan Bapak Asuh Anak Stunting (BASS) atau Orang Tua Angkat. Saat ini, tercatat ada 8 balita stunting, yang memiliki orang tua asuh.
Orang tua asuh kedelapan anak stunting di Payakumbuh Selatan itu, selain Baznas Payakumbuh, adalah Kepala Dinas Kesehatan Wawan Sofianto dan Kepala Disnakerprin Yunida Fatwa. Selain itu, Agus Rubiono, bersama Fitriani, Joni, dan KUA Payakumbuh Selatan, juga ikut menjadi bapak asuh.
"Ke depan, G-Takasih 2.000 maupun BASS ini, akan terus kita masifkan gerakannya di Payakumbuh Selatan," kata Agus Rubiono. Dalam melaksanakan tugas sebagai Camat Payakumbuh Selatan, Agus dibantu oleh Sekretaris Camat, Drs Asmar Efendi.
Selain itu, Agus juga dibantu Kasi Pemerintahan Desmawati, Kasi Kesejahteraan Sosial Yusmiati, Kasi Ekonomi Pembangunan Helfa Lusianer, Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Soni Taizar, Kasubag Umum Rina Deswita, bendahara Gunawan, serta para lurah, bersama staf dan pegawai kantor camat maupun kelurahan. (frv)
Berikut Ini Daftar Usulan Prioritas Payakumbuh Selatan 2023:
Budiarto, S.Sos
Lurah Padangkarambia
FOKUS Musrenbang Payakumbuh Selatan Tahun 2023 adalah pada penanganan inflasi, kemiskinan ekstrim, dan stunting. Nah, untuk mengantisipasi terjadinya kemiskinan ekstrim ini, termasuk untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka, masyarakat Padangkarambia mengusulkan dilaksanakan pelatihan logam, elektronika, kimia, dan bahan bangunan pada tahun 2024 mendatang. Selain itu, juga diusulkan pelatihan menjahit. Serta, pembinaan dan revitalisasi kelompok tani. Sedangkan untuk bidang fisik, diusulkan pembangunan Jalan Lingkung Jalan Sulawesi menuju Perumahan RT 02/RW 02, serta pekerjaan drainase beton bertulang di RT 02/RW 02 dan RT 03/RW 02. (***)
Linda Syukriani, S.Sos
Lurah Kototuo Limokampuang
Stunting adalah salah satu persoalan yang menjadi fokus perhatian dalam Musrenbang Payakumbuh Selatan tahun 2023. Berdasarkan data, masyarakat yang beresiko stunting itu adalah masyarakat yang belum memiliki sanitasi memadai. Dalam konteks inilah, Kelurahan Kototuo Limokampuang mengusulkan, agar tahun 2024 mendatang, dapat dibangun tangki septic individu buat masyarakat. Selain itu, juga diusulkan sosialisasi pencegahan percepatan penurunan stunting. Sedangkan untuk pembangunan fisik, masyarakat mengusulkan agar dapat dibangun jembatan Jalan Mahoni Perumahan Padangkarambia. Bersamaan dengan ini, juga muncul usulan dalam Musrenbang, agar tahun depan dapat dibagikan bantuan bibit ikan dan bantuan benih siap tanam untuk kelompok tani. (***)
Helmita
Lurah Sawahpadang Auakuniang
DI KELURAHAN Sawahpadang Auakuniang, terdapat 252 Kepala Keluarga yang beresiko stunting. Karena penanganan stunting adalah prioritas dalam Musrenbang Payakumbuh Selatan tahun 2023 ini, maka peserta Musrenbang Kelurahan Sawahpadang Auakuniang sudah mengusulkan, agar tahun 2024 mendatang, dapat diberikan bantuan pangan bergizi buat keluarga rawan stunting. Disamping itu, juga diusulkan penambahan honor kader Bina Keluarga Balita (BKB). Sedangkan untuk pembangunan fisik, masyarakat kami dalam Musrenbang mengusulkan, agar dapat dibangun di Jalan Pinus dan dam Batang Sikali. Selain itu, juga diusulkan pelatihan imam khatib dan pengurus masjid. (***)
Bima Rahmon, S.Sos
Lurah Balaipanjang
MUSRENBANG Payakumbuh Selatan tahun 2023 memang lebih diarahkan untuk pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, dan penanganan stunting. Namun, peserta Musrenbang di kelurahan kami, dalam usulan prioritas kelurahan untuk tahun 2024 mendatang, lebih banyak mengusulkan pembangunan fisik. Terutama, pembangunan drainase Jalan Singa Harau dan drainase di belakang eks Lapangan Bola Kaki Parak Salo. Kemudian, pembangunan Jalan Lingkung RT 3/RW 2 atau di samping SMAN 5 Payakumbuh, serta lanjutan pembangunan irigasi di Padang Kasai untuk meningkatkan hasil pertanian. Terakhir, diusulkan pula pemasangan batu penahan bahu jalan di RT 3/RW karena jalan ini terlalu sempit dan merupakan jalan utama ke SMAN 5 Payakumbuh. (***)
Lidya Nugrahmi, S.T
Lurah Limbukan
KOMODITI pertanian seperti cabai dan bawang, termasuk penyumbang inflasi di Kota Payakumbuh. Makanya, sesuai dengan fokus utama Musrenbang Kelurahan dan Musrenbang Kecamatan tahun 2023, yakni pengendalian inflasi, masyarakat kami mengusulkan, agar tahun 2024 mendatang, pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran buat bantuan bibit atau benih pertanian. Meliputi, 1 ton benih jagung, 1 ton benih bawang, 20 ribu batang beni, dan 1 ton benih padi. Semuanya akan dibagikan buat 11 kelompok tani yang terdapat di Kelurahan Limbukan. (***)
Indra Suseno, SE, MM, Akt
Plt. Lurah Kapalo Koto Ampangan
PESERTA Musrenbang Kelurahan Kapalo Koto Ampangan tahun 2023, menyampaikan lima usulan prioritas untuk dikerjakan pada tahun 2024 mendatang. Dua diantaranya adalah peningkatan jalan atau pelebaran bahu jalan di RT 01/RW 02 dan RT 01/RW 02. Masyarakat kami menamakan jalan ini sebagai Jalan Lingkar Hybrida. Selain jalan ini, juga diusulkan pembangunan jalan lingkung di samping lapangan bola dan akses lanjutan jalan TMMD karena kondisi jalan banyak semak dan tidak aman jika dilalui. Terakhir, diusulkan pula pembanguan irigasi Bandar Sikumbang, karena kondisinya sudah rusak parah.(***) Editor : Admin Padek