PADEK.CO - Sebanyak 393 jamaah haji Kloter 2 dari Kota Pariaman, Padangpariaman dan Kota Padang diterbangkan ke Tanah Suci pukul 04.15 WIB, dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Selasa (6/6). Jamaah Embarkasi Padang itu diterbangkan dengan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 Seri 300 ER.
Ketua Kloter 02 Embarkasi Padang, Amril bin Kutar mengatakan jamaah kloter yang dipimpinnya berjumlah 388 orang ditambah 5 petugas Kloter.
"388 jamaah ini berasal dari Kota Pariaman 94 orang, Padangpariaman 265 orang dan Kota Padang 27 orang. Walau banyak yang menggunakan kursi roda, tetapi semua jamaah dalam kondisi baik," ungkap Amril.
Perawat Kloter, Yuswita mengatakan jamaah Kloter 2 ini banyak yang risti (risiko tinggi). Risti adalah kondisi di mana jamaah memiliki potensi sakit. Namun sebagian besar yang risti itu di atas usia 60 tahun dengan penyakit bawaan.
"Sebagian besar jamaah risti menderita Diabetes Militus (DM), hipertensi dan asma. Namun sampai kedatangan jamaah di Asrama Haji, kondisi mereka masih aman dan kondisi baik," jelas Yuswita.
Selain risti, kata Yuswita, ada 16 jamaah kloter 2 yang menggunakan alat bantu, 5 orang kursi roda, 5 orang kursi roda dan tongkat, dan 6 orang lagi menggunakan tongkat.
Anggota Komisi VIII DPR RI, John Kennedy Aziz didampingi Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Helmi saat melepas secara resmi keberangkatan jamaah di Asrama Embarkasi Padang, melihat 40 persen lebih jamaah terdiri dari lansia, hanya sedikit anak-anak muda.
"Kepada jamaah yang masih muda-muda dimohon partisipasinya untuk membantu jemaah yang sudah tua," imbaunya.
Kepada jamaah, John mengingatkan bahwa cuaca di Tanah Suci saat ini 46 - 47 derajat celcius terutama di Arafah. Ini akan berdampak terhadap emosional jamaah haji.
"Nikmati saja, hadapi dengan santai, tidak usah panik karena panik akan menambah kecemasan sehingga makin panas," pesannya.(rel/esg)