Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bilik Termenung dan Rumah Sempit yang Dihuni Banyak Anggota Keluarga jadi Sasaran BSPS

Hendra Efison • Kamis, 6 Juli 2023 | 20:29 WIB
Dukung percepatan pemenuhan RLH dalam penanganan kemiskinan ekstrem di Sumatera Barat, Semen Padang salurkan bantuan semen.
Dukung percepatan pemenuhan RLH dalam penanganan kemiskinan ekstrem di Sumatera Barat, Semen Padang salurkan bantuan semen.
PADEK.CO– Salah satu bentuk program Sejuta Rumah Kementerian PUPR adalah pemberian Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Artinya, bantuan yang diberikan bertujuan untuk memancing agar masyarakat dapat membenahi rumahnya yang tidak layak huni.

"Kami di Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Sumbar mengapresiasi PT Semen Padang yang telah memberikan bantuan semen kepada penerima bantuan Rumah Layak Huni (RLH). Dan, bantuan ini juga merupakan bagian dari program Sejuta Rumah Kementerian PUPR," kata Kasatker Syamsul Bahri, usai penyerahan bantuan 114 zak semen dari PT Semen Padang untuk penerima bantuan RLH, Rabu (6/7/2023), di Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Rumah tidak layak huni yang dimaksud tersebut, kata Syamsul melanjutkan, indikatornya adalah tidak adanya sanitasi seperti kamar mandinya masih berada di luar rumah, pencahayaan yang tidak cukup, luas bangunannya sempit dan lain sebagainya.

Di Sumbar sendiri, saat ini masih banyak toilet atau 'bilik termenung' dan rumah yang sangat sempit dihuni oleh banyak anggota keluarga. Harusnya, untuk satu keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 4 orang, minimal luas bangunan yang dibutuhkan itu 36 meter persegi.

"Nah, 'bilik termenung' dan rumah sempit yang tidak layak huni inilah yang kita bantu melalui BSPS. Pada program ini, satu rumah itu mendapatkan bantuan Rp20 juta dengan rincian Rp17,5 juta untuk material bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang," katanya.

Namun begitu, lanjutnya, dana BSPS ini tidak serta merta diberikan. Karena, dana BSPS ini diberikan dengan tujuan untuk memancing masyarakat atau penerima bantuan untuk mengeluarkan swadayanya dalam mewujudkan rumah layak huni.

Swadaya tersebut berupa simpanan uang atau material. Bahkan, kalau ada dari penerima bantuan yang bekerja sebagai tukang bangunan maka akan lebih baik sekali hasilnya. "Dana Rp20 juta itu memang jauh dari kata cukup, tapi bagi kami bagaimana dana tersebut dapat mewujudkan rumah layak huni," ujarnya. (*) Editor : Hendra Efison
#Rumah Sempit #Dihuni Banyak Anggota Keluarga #pt semen padang #Sasaran BSPS #Bilik Termenung #bantuan stimulan perumahan swadaya #Rumah Layak Huni (RLH)