Pendiri SMA Praja, Defi Endri, bertindak sebagai inspektur upacara. Pemasangan pangkat secara simbolis kepada perwakilan siswa dilakukan oleh Sekretaris Kota (Sekko) Padang mewakili walikota, Dantamal Teluk Bayur, Dandrem dan Kepala SPN Polda Sumbar.
Dalam amanatnya, Defi Endri menyampaikan, pengukuhan ini merupakan hal yang wajib dilaksanakan setiap tahunnya bagi siswa dan siswi SMA Praja. Muda Praja dan Madya Praja katanya, akan dikukuhkan lagi menjadi Nindya Praja saat kelas 3 dan dilantik Purna Praja setelah tamat nantinya.
"Syarat untuk memakai atribut uniform SMA Praja, siswa harus dikukuhkan terlebih dahulu," kata Defi Endri.
Defi melanjutkan, Yayasan Binus saat ini sedang membangun kampus baru untuk SMA Praja di Kampung Baru, kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Ditargetkan ajaran baru mendatang sudah mulai PBM di bangunan baru.
Kemudian katanya, SMA Praja juga bekerjasama dengan SPN Polda Sumbar akan melaksanakan lomba PBB murni tingkat SLTA se-Sumbar untuk memperingati hari Pahlawan. Lomba akan memperebutkan piala bergilir Gubernur Sumbar dan piala tetap dari Kadis Pendidikan, Walikota, Yayasan Binus dan Kapolda Sumbar.
Pada kesempatan itu, Defi Endri juga mengucapkan terimakasih kepada Kadis Pendidikan Sumbar, Barlius, yang hadir dan memberi sambutan pada momen pengukuhan siswa SMA Praja Nusantara Sumbar. Termasuk ke seluruh undangan yang juga hadir dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya pengukuhan itu.
"Setahu saya, beliau (Barlius, red) belum pernah menghadiri kegiatan SMA atau SMK Swasta selama menjabat Kadisdik Sumbar, tapi menyempatkan diri hadir di SMA Praja. Ini berarti, Disdik Sumbar tidak membedakan sekolah negeri dan swasta, tapi harus sama-sama dibina dan diperhatikan," sebut Defi Endri yang juga Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Sumbar itu.
Ketua Panitia Pengukuhan, AKBP Budi Utami menambahkan, sebelum dikukuhkan siswa wajib telah melaksanakan Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan Siswa (PDLKS) selama 1 bulan dan telah mengikuti MOS serta wajib telah selesai mengikuti Outbound.
"Di kegiatan Outbound, siswa dihadapkan dengan berbagai macam rintangan seperti panjat tebing, rintangan kawat berduri, merayap dan merapap tambang serta rintangan-rintangan lainnya," ujar Budi Utami.
Kadisdik Sumbar, Barlius mengatakan, untuk memasuki sekolah polisi dan TNI perlu persiapan fisik, kesehatan dan akademik yang matang. Bukan persiapan yang dikarbitkan.
"Setahu saya hanya SMA Praja Nusantara Sumbar yang benar benar mempersiapkan siswanya untuk lolos melanjutkan pendidikan di TNI, Polri dan Sekolah Kedinasan," ujar Kadis.
Barlius mengapresiasi dan mengucap selamat kepada seluruh siswa SMA Praja yang sudah dilantik. Di kesempatan itu pula diserahkan sertifikat penghargaan kepada empat siswa terbaik Outbound yang diserahkan langsung Kadis Pendidikan, Pendiri SMA Praja dan Kacabdin serta pengawas.
Selesai pengukuhan dilanjutkan dengan pelantikan perdana pengurus OSIS SMA Praja Nusantara Sumbar periode 2023/2024. Zakia asal Sawahlunto terpilih sebagai ketua. (rel) Editor : Novitri Selvia