PADEK.JAWAPOS.COM-DPRD bersama Pemko Payakumbuh, mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh tahun 2024 sebesar Rp767 miliar, tepatnya sebesar Rp767.755.432.303. APBD Payakumbuh 2024 itu disahkan dalam rapat paripurna DPRD Payakumbuh yang digelar Selasa siang (14/11).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Payakumbuh Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua DPRD Wulan Denura, serta dihadiri oleh para ketua dan anggota fraksi.
Dalam rapat, hadir Pj Wali Kota Payakumbuh Jasman Rizal, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adri Asmara Yudha, Kapolres Payakumbuh AKBP Wahyuni Sri Lestari, Kajari Payakumbuh Slamet Haryanto, dan Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh Ahmad Zulpikar.
Dalam tiga tahun terakhir, inilah untuk kali pertamanya, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Payakumbuh kompak dan hadir lengkap dalam pengesahan APBD. Dan pengesahan APBD Payakumbuh 2024, termasuk yang tercepat di Sumbar. Dari 19 kabupaten/kota di provinsi ini, baru Payakumbuh dan Solok Selatan yang sudah mengesahkan APBD 2024.
Ketua DPRD Payakumbuh Hamdi Agus mengatakan, APBD Payakumbuh 2024 bisa ditetapkan lebih cepat berkat kekompakan dan kerja sama semua pihak. Antara pimpinan dan semua anggota legislatif, sinergi semua fraksi, serta sinergi antara DPRD dengan Pj Wali Kota Jasman Rizal dan seluruh aparatur Pemko Payakumbuh. “Dan, yang lebih penting lagi berkat partisipasi seluruh masyarakat Payakumbuh," kata Hamdi Agus.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menjelaskan, dengan penetapan APBD yang lebih cepat, maka aparatur pemerintah kota, diharapkan bisa menyiapkan lebih matang program dan kegiatan Payakumbuh tahun depan. Bahkan, DPRD berharap pada 2 Januari 2024, APBD sudah bisa berjalan dengan efektif dan digunakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Menurut Hamdi bersama Wulan,program-program pembangunan Kota Payakumbuh tahun 2024, disusun melalui masukan, saran dan gagasan dari berbagai representasi masyarakat di kelurahan-kelurahan, yang dihimpun melalui musyawarah pembangunan. Juga melalui penjaringan aspirasi masyarakat yang dilakukan 35 anggota DPRD. Maupun melalui pertemuan-pertemuan informal dengan warga masyarakat di berbagai kampung dan pemukiman.
DPRD berharap, sinergitas yang sudah terjalin dalam pengesahan APBD 2024, dapat berlanjut untuk pembahasan APBD berikutnya. Kemudian, semangat kekompakan dan kebersamaan, untuk Payakumbuh yang lebih maju dan sejahtera, diharapkan terus terjaga. Apalagi tahun depan adalah tahun politik. Tidak hanya penyelenggaraan Pileg dan Pilpres, tapi juga Pilkada. Sehingga, persatuan dan kesatuan, harus tetap dijaga bersama-sama.
Pj Wali Kota Payakumbuh Jasman Rizal, menyampaikan terima kasih setulus-tulusnya kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah mencurahkan segenap pikiran dan tenaganya untuk menyelesaikan dan mengesahkan APBD 2024 ini. Jasman juga tak bosan mengajak semua elemen masyarakat, untuk terus bersinergi dalam memajukan kota ini.
Rekomendasi Fraksi-fraksi
Fraksi PKS DPRD Payakumbuh yang terdiri dari H Suparman SPd (Ketua), Mustafa S.IP (Wakil Ketua), Nasrul (Sekretaris), Hamdi Agus dan Heri Iswandi SE Dt Rajo Muntiko Alam (Anggota), menyetujui Ranperda APBD 2024 untuk dijadikan Perda. Hal ini disampaikan oleh Suparman di gedung DPRD, Selasa siang (14/11).
Meski setuju Ranperda APBD 2024 disahkan menjadi Perda, namun Suparman menyampaikan, Fraksi PKS menyampaikan tiga rekomendasi buat pemerintah kota. Pertama, Pemko Payakumbuh perlu memberikan stimulan dan fasilitas pada masyarakat yang rentan ekonomi serta kebijakan yang pro pada kesejahteraan rakyat.
Kedua, tahun 2024 merupakan tahun politik dan tahun suksesi kepemimpinan. Karena itu, Fraksi PKS berharap seluruh stakeholder baik pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat, untuk senantiasa menjaga stabilitas ekonomi, politik dan keamanan. Agar suasana dan situasi bisa terkendali dan berjalan dengan baik.
"Ketiga, Ketahanan pangan masih menjadi isu strategis kedepannya baik di tingkat regional maupun tingkat internasional. Oleh karena itu perlu adanya kebijakan,program serta gerakan yang kongkrit dalam mencapai ketahanan pangan dan swasembada pangan," kata Suparman.
Fraksi Partai Demokrat DPRD Payakumbuh terdiri dari Sri Joko Purwanto (Ketua), Fahlevi Mazni (Sekretaris), dan Armen Faindal (anggota), menyetujui Ranperda APBD 2024 ditetapkan menjadi Perda. "Semoga bermanfaat dan memberi kebaikan kepada kesejahteraan masyarakat," kata Sri Joko Purwanto di gedung DPRD, Selasa (14/11).
Joko mengatakan, Fraksi Partai Demokrat mengimbau kepada semua OPD melakukan optimalisasi belanja daerah, terutama pada belanja operasional. "Dan kami meminta kepada semua OPD yang belum membayarkan kewajiban pembayaran pada Badan usaha Milik Daerah agar segera diselesaikan," katanya.
Sri Joko Purwanto menyebut, Fraksi Partai Demokrat sungguh mengharapkan kepada setiap pemangku kepentingan, dalam hal ini SKPD pengguna dan pengelola anggaran, agar melaksanakan dengan sebaik-baiknya Rancangan APBD tahun anggaran 2024 yang sudah dibahas dan disetujui bersama. Dengan niat yang ikhlas, penuh tanggung jawab, transparan, akuntabel, serta mengacu pada prinsip efisiensi, efektifitas dan disiplin anggaran yang tepat waktu dan tepat sasaran.
"Terakhir, Fraksi Partai Demokrat meminta kepada pemerintah daerah, serta eluruh OPD-OPD, agar apa yang telah disampaikan, dibahas, serta diusulkan Baik oleh anggota DPRD, maupun oleh Badan Anggaran pada RAPBD Tahun Anggaran 2024 ini, agar benar-benar bisa diperhatikan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," pungkas Sri Joko Purwanto.
Fraksi Partai Gerindra DPRD Payakumbuh yang terdiri dari Aprizal M (Ketua), Mawi Etek Arianto (Wakil Ketua), Yernita (Sekretaris), dan Wulan Denura (anggota), dapat menyetujui Ranperda APBD 2024 ditetapkan menjadi Perda, dengan postur anggaran sebagaimana telah disepakati. Ini disampaikan Aprizal M selaku juru bicara fraksi, dalam rapat di DPRD, Selasa (14/11).
Aprizal mengatakan, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh atas kerjasama yang baik dalam pembahasan KUA, PPAS dan Ranperda APBD. Fraksi Gerindra juga mengapreasi target dan realisasi PAD yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun.
"Setelah disahkannya Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, kami Fraksi Partai Gerindra Payakumbuh berharap agar sesegara mungkin direalisasikan pelaksanaannya diawal tahun 2024. Sehingga dapat memacu peningkatan PAD. Kemudian, kami mengharapkan setiap OPD agar tetap komitmen dan memegang teguh maksud maupun capaian program tahun 2024," kata Aprizal M.
Selain itu, menurut Aprizal M, Fraksi Partai Gerindra meminta agar pola penyerapan anggaran dilakukan dalam gerak yang berimbang, proporsional dan kontinu. Kemudian setiap OPD agar tetap menerapkan prinsip efisiensi anggaran. Agar nantinya OPD yang belum memiliki anggaran yang cukup dapat diprioritaskan dipergeseran maupun diperubahan anggaran nantinya.
Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional (AKN) DPRD Kota Payakumbuh adalah fraksi gabungan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Fraksi yang terdiri dari Opet Nawati (Ketua), Zainir (Sekretaris), dan Mesrawati (Anggota) ini menyetujui RAPBD Payakumbuh 2024 menjadi Perda.
Fraksi AKN DPRD Payakumbuh menyetujui Perda APBD 2024 disahkan dengan catatan, hasil pembicaraan disetiap tingkatan dalam sidang-sidang antara DPRD dan tim anggaran Kota Payakumbuh, merupakan dokumen negara yang harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku. Karena itu, Pemko Payakumbuh diminta serius mengelola dan merealisasikan anggaran tersebut.
Fraksi AKN berpandangan, dalam pengelolaan anggaran, akan selalu ditemui persoalan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal, maka dibutuhkan kebijaksanaan dalam pelaksanaannya. Namun terkadang kebijaksanaan itu tidak dipandang baik, ketika tidak dibicarakan atau dimusyawarahkan dengan baik antara lembaga penyelenggara negara yang bermitra ini.
"Apalagi anggaran yang berubah tersebut sangat berhubungan dengan kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat melalui anggota DPRD. Oleh karena itu kami menyarankan, sebaiknya didiskusikan dan disampaikan dengan terbuka, hingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam merealisasikan anggaran negara ini," kata Opet Nawati, Zainir, dan Mesrawati.
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Payakumbuh yang terdiri dari Ir H Ahmad Zifal (Ketua), Edward DF (Sekretaris), dan H. Alhudri Dt Rangkayo Mulie (anggota), menerima Ranperda APBD Payakumbuh 20244 ditetapkan menjadi Perda. Ini disampaikan Edward DF di gedung DPRD Payakumbuh, Selasa (14/11).
Edward DF menyebut, Fraksi PPP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh atas kerja sama yang baik dalam rangka Pembahasan KUA dan PPAS, serta Ranperda APBD Kota Tahun Anggaran 2024. Kemudian, Fraksi PPP juga memberikan dukungan dan dorongan serta masukan kepada Pemko Payakumbuh terhadap beberapa program kegiatan yang akan, sedang dan telah dilaksanakan.
"Antara lain, kegiatan normalisasi Sungai Batang Agam, disarankan agar menjadi kegiatan yang diprioritaskan untuk diselesaikan secara berkelanjutan setiap tahunnya, sampai tuntas sesuai dengan rencana awal. Walaupun kita sangat menyadari kondisi keuangannya saat ini, tapi tentu normalisasi Sungai Batang Agam sangat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Edward DF.
Kemudian, menurut Edward DF, Fraksi PPP berharap pada Pemko Payakumbuh untuk mencarikan, solusi agar rencana Pembangunan Masjid Agung Kota Payakumbuh segera dimulai melalui dana APBD, APBN ataupun bantuan pihak lain yang tidak mengikat. "Semoga Allah SWT meridhai kerja kita semua, Amin Ya Rabbalalamin," kata Edward DF.
Fraksi NasDem Bintang Perjuangan DPRD Payakumbuh adalah Fraksi Gabungan Partai NasDem, Partai Bulang Bintang, dan PDI-Perjuangan. Fraksi yang terdiri dari Ismet Harius (Ketua), Yanuar Gazali SE (Wakil Ketua), Syafrizal SH (Sekretaris), dan Ahmad Ridha (anggota) ini, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, saat rapat paripurna pengesahan APBD 2024, Selasa (14/11).
"Kami mengucapkan kepada Pemko Payakumbuh atas kerjasama yang baik dalam pembahasan KUA, PPAS dan Ranperda APBD tahun 2024. Serta kesungguh-sungguhan Eksekutif bersama Legislatif dalam pelaksanaan APBD. Hal tersebut tergambar dari target dan realisasi PAD yang meningkat. Serta usaha bersama dalam hal rasionalisasi belanja daerah. Sehingga tercapai out put dan out came yang maksimal," kata Ahmad Ridha, selaku juru bicara fraksi ini.
Ahmad Ridha juga meminta, Pemko Payakumbuh untuk berhati-hati dalam hal pengelolaan Belanja Langsung yang bersifat Belanja Barang dan Jasa serta Belanja Modal. "Mari kita pedomani peraturan dan perundang-undangan yang berhubungan dengan pedoman pengadaan barang dan jasa, dan gejolak ekonomi makro serta kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Sehingga tidak menjadi permasalahan dikemudian hari," kata Ahmad Ridha.
Kemudian, Fraksi NasDem Bintang Perjuangan meminta kepada Pemko Payakumbuh, segera menyusun dokumen pendukung APBD. Sehingga Belanja Daerah dapat dimulai pada awal tahun anggaran dan dapat segera dinikmati oleh masyarakat. "Dengan Bismillahirrohmanirrohim”, kami dapat menerima Ranperda APBD 2024 disahkan menjadi Perda," kata Ahmad Ridha yang akrab dipanggil Rio.
Fraksi Golkar DPRD Payakumbuh yang terdiri dari YB Dt Parmato Alam (Ketua), H Maharnis Zul (Sekretaris), dan Wirman Putra (Anggota), pada hakekatnya sangat mengharapkan lahirnya Ranperda APBD tahun 2024 menjadi Perda APBD 2024. Dengan harapan terwujudnya kinerja Pemko Payakumbuh dengan baik, dalam melaksanakan pembangunan di segala bidang yang mengedepankan keseimbangan dan kesejahteraan.
"Namun demikian. Fraksi Partai Golkar menyadari, bahwa dalam sidang dewan hari ini pada prinsipnya sudah tidak ada pembahasan. Dengan ini, Fraksi Partai Golkar menerima dan menyetujui Ranperda APBD Tahun Anggaran 2024 menjadi Perda APBD Tahun Anggaran 2024," kata Maharnis Zul di gedung DPRD, Selasa (14/11).
Maharnis Zul menambahkan, Fraksi Golkar menyetujui pengesahan APBD 2024 dengan catatan, hasil kesepakatan dalam pembahasan Ranperda APBD, antara Bangggar dan TAPD dipastikan sudah di akomodir dan tertuang dalam dokumen APBD Kota Tahun 2024. "Dan untuk pelaksanaannya agar cepat direalisasikan anggarannya ditahun 2024," ujar Maharnis Zul. (frv) Editor : Admin Padek