Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Peran LKAAM, MUI, dan DMI Untuk Mewujudkan Sumbar Madani

Hendra Efison • Kamis, 28 Maret 2024 | 06:20 WIB
Mahyeldi dan Fauzi Bahar
Mahyeldi dan Fauzi Bahar

PADEK.JAWAPOS.COM—Peran ulama dan tokoh adat di Sumbar, sangat berarti penting bagi kemajuan daerah dan pembinaan masyarakat. Sehingga, keinginan mewujudkan Sumbar yang maju, mandiri, unggul, madani, dan berkelanjutan dalam nuansa falsafah Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) akan lebih mudah tercapai.

"Syukur Alhamdulillah, kami sangat senang bisa bersilaturahim dan berbuka bersama dengan alim ulama dan tokoh adat kita hari ini. Tentu saja, agenda ini akan semakin mempererat silaturrahim serta rasa persatuan dan kesatuan kita bersama," ucap Gubernur Mahyeldi saat acara bukber pengurus LKAAM Sumbar, MUI Sumbar, dan DMI Sumbar di Istana Gubernur Sumbar, Rabu (27/03/2024).

LKAAM sebagai lembaga adat, dan MUI serta DMI selaku tokoh agama dan ulama, kata Gubernur, memiliki peran strategis dalam mewujudkan masyarakat Minangkabau yang maju dan mandiri, serta terus berpegang teguh pada ABS-SBK sebagai falsafah hidup.

Gubernur juga mengutarakan rencana mengganti nama Masjid Raya Sumatera Barat menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumatera Barat. Ini disebut Gubernur sebagai langkah untuk semakin menegaskan implementasi ABS-SBK di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Kita terus menjalin komunikasi dengan keturunan Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, yang saat ini telah menjadi sosok-sosok penting di berbagai bidang. Semoga, rencana kita mengganti nama Masjid Raya Sumbar akan terus menautkan hubungan emosional kita dengan keturunan ulama besar kita yang pernah menjadi Imam Besar di Masjidil Haram tersebut," kata Gubernur lagi.

Di sisi lain, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar Datuak Nan Sati menyatakan bahwa LKAAM, MUI, dan DMI Sumbar mendukung penuh semua program yang dijalankan oleh Pemprov Sumbar. Termasuk rencana mengganti nama Masjid Raya Sumbar menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumatera Barat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur atas kesempatan mempererat silaturrahim dan berbuka bersama pada hari ini. Kami atas nama Ninik Mamak dan Ulama se-Sumatera Barat berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan Pemprov Sumbar," kata mantan Wali Kota Padang itu. (*)

Editor : Hendra Efison
#Sumbar Madani #lkaam sumbar #Mahyeldi #mui sumbar #DMI Sumbar #Fauzi Bahar