Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Inilah Silsilah Keluarga Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi

Hendra Efison • Selasa, 9 Juli 2024 | 17:01 WIB
Sekretaris Kabupaten Agam Edi Busti menerima kaligrafi dari cucu perempuan tertua Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Prof Dr Muhammad Fida Bahjat, di Mess Pemkab Agam.
Sekretaris Kabupaten Agam Edi Busti menerima kaligrafi dari cucu perempuan tertua Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Prof Dr Muhammad Fida Bahjat, di Mess Pemkab Agam.

PADEK.JAWAPOS.COM—Sebanyak 58 orang anggota keluarga besar keturunan Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, tiba di Kabupaten Agam disambut Bupati Agam diwakili Sekretaris Kabupaten Agam Edi Busti di Mess Pemkab. Agam, Belakang Balok Bukittinggi, Senin (8/7).

Rombongan keluarga besar itu dijamu Pemkab Agam dengan makan malam dan temu ramah bersama. Kedatangan keturunan Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, ulama besar asal Koto Tuo Agam, Sumatera Barat, merupakan momen istimewa bagi Kabupaten Agam.

Menurut ketua delegasi yang juga suami dari cucu perempuan tertua Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Prof. Dr. Muhammad Fida Bahjat, mengatakan, selain kunjungan silaturrahim dan napak tilas nasab, delegasi juga menegaskan keinginan untuk berinvestasi di kampung halaman kakek buyut mereka di Kabupaten Agam

Dari beberapa agenda kegiatan yang telah dilakukan juga disampaikan terima kasih atas sambutan Pemkab Agam. “Terima kasih atas sambutan dan berbagai agenda kegiatan yang telah dilakukan untuk kami,” ujarnya.

Ia mengaku sangat terharu dengan sambutan dari Pemkab Agam, dan berharap kunjungan tersebut semakin mempererat hubungan antara Kabupaten Agam dengan Arab Saudi.

Sementara itu, Sekda Agam Edi Busti menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Agam bagi rombongan yang terdiri dari anak dan cucu Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi tersebut.

“Kita sangat bangga karena tokoh ulama besar seperti Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi berasal dari tanah Minang. Terlebih, Syekh Ahmad Khatib pernah menjadi Imam Besar di Masjidil Haram dan merupakan guru dari banyak ulama besar Nusantara,” ujarnya

Ia berharap kunjungan ini dapat merekatkan hubungan silaturahmi antara Kerajaan Arab Saudi dengan Kabupaten Agam Sumatera Barat, dan Indonesia.

Kunjungan keluarga Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi menjadi simbol persatuan dan harapan baru bagi kedua belah pihak.

“Diharapkan momen ini dapat memperkuat hubungan antar umat Islam dan membuka peluang kerjasama yang bermanfaat bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.

Disampaikan, Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi diketahui merupakan putra Minang kelahiran Koto Tuo Agam 16 Juni 1860 yang menikah dengan Khadijah warga kenegaraan Arab Saudi.

“Ayahnya bernama Abdullatif bergelar Khatib Nagari, yang berasal dari Koto Gadang. Abdullatif sendiri adalah saudara dari Datuk Rangkayo Mangkuto, yang menjabat sebagai Tuanku Lareh di Koto Gadang pada masa itu. Ada pun ibu dari Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi bernama Limbak Urai, yang berasal dari Koto Tuo, Ampek Angkek, Kabupaten Agam,” kata Sekda Agam Edi Busti.

Turut hadir pada jamuan selamat datang bagi delegasi keluarga besar keturunan Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi tersebut, unsur Forkopimda Agam, Pimpinan MUI Sumbar, pimpinan ormas, tokoh masyarakat, pimpinan Pondok Pesantren, dan kepala OPD Pemkab Agam.

Agenda yang berjalan hangat malam itu diakhiri dengan serah terima cinderamata oleh keluarga besar cucu cicit Syekh Ahmad Khatib Alminangkabawi dengan Pemerintah Kabupaten Agam. (*)

Editor : Hendra Efison
#silsilah keluarga #Syekh Ahmad Khatib al Minangkabawi #ulama besar asal Koto Tuo Agam