Insiden tersebut terjadi setelah adanya hujan deras di kawasan tambang ilegal. Kepala BPBD Kabupaten Solok, Irwan Efendi, menyebut struktur tanah labil berkontribusi pada peristiwa itu.
“Berhubung jauhnya lokasi longsor, yang membutuhkan waktu 4-6 jam jalan kaki, dan ketiadaan jaringan komunikasi, sehingga terjadi miss informasi data korban. Maka update data jumlah korban diperkirakan 22 orang. Yang sudah keluar 18 orang terdiri dari 9 orang meninggal, 6 orang luka berat, dan 3 orang luka sedang. Dan saat evakuasi perjalanan menuju Posko ada 4 orang terdiri dari 2 orang meninggal, 2 orang luka berat,” ungkap Irwan Efendi, Jumat (27/9) malam.
Data sebelumnya seperti diberitakan media ini, dilaporkan 15 warga meninggal dunia, sebanyak 4 orang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Laporan sementara BPBD menyebutkan 7 lainnya masih dalam proses pencarian, 3 orang luka berat.
BPBD dan unsur terkait masih melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Personel gabungan dari TNI, Polri dan Basarnas serta dukungan warga setempat membantu dalam operasi darurat tersebut.
Kondisi terakhir, upaya pencarian, pertolongan dan evakuasi masih terkendala kondisi medan yang terdampak longsor. Di samping itu, lokasi kejadian sulit dijangkau oleh kendaraan.
BNPB mengimbau personel gabungan dan warga untuk berhati-hati dalam melakukan operasi di lapangan, khususnya longsor susulan atau kondisi tanah berlumpur. Saat ini wilayah Kecamatan Hiliran Gumanti masih hujan petir dan esok, Sabtu (28/9), masih berpeluang hujan. (hsn/jef)
Berikut nama-nama korban meninggal dunia dan luka-luka akibat longsor tambang emas ilegal tersebut:
- Sat, Umur 35 th, Alamat Talang Timur, Kondisi Meninggal Dunia
- Syana Efendi, Umur 30 th, Alamat Taratak Jarang, Kondisi Luka Sedang
- Desriwandi, 47 th, Alamat : Talang Barat, Kondisi : Meninggal Dunia
- Doris, Umur : 30 th, Alamat : Panasahan, Kondisi : Meninggal Dunia
- Yedrimen, Umur : 44 th, Alamat : Talang Barat, Kondisi : Meninggal Dunia
- Eri (Yusrizal), 44 th, Alamat : Taratak Dama, Kondisi : Meninggal Dunia
- Ilham, Umur : 25 th, Alamat : Panasahan, Kondisi : Meninggal Dunia
- Risky Aprikul Putra, 25 th, Sungai Dareh Silanjai, Kondisi: Luka Berat
- Andika Septriadi, 25 th, Sungai Dareh Silanjai, Kondisi : Luka Berat
- Musrianto, 40 th, Alamat : Solok Selatan Pekonina, Kondisi : Luka Sedang
- Yendri Neva, Umur : 54 th, Alamat : Panasahan, Kondisi : Luka Berat
- Rahul Rahmad Ibrahim, 54 th, Taratak Baru Salimpek, Luka berat
- Zil, 31 th, Alamat : Solok Selatan Pekonina, Kondisi : Meningal Dunia
- Indra, Umur : 18 th, Alamat : Solok Selatan Pekonina, Kondisi : Meninggal Dunia
- Gusri Rahmadyansyah, Umur : 44 th, Alamat : Panasahan, Kondisi : Luka Berat
- Izul, Umur : 29 th, Alamat : Lurah Gadang, Kondisi : Luka Berat
- Kaliang, Umur : 38 th, Alamat : Sungai Kaluang, Kondisi : Luka Sedang
- Ambra, Umur : 29 th, Alamat : Surian, Kondisi : Meninggal Dunia
- Don, Alamat : Solok Selatan Bumi Ayu, Kondisi : Meninggal Dunia
- Sakir, Alamat : Surian, Kondisi : Meninggal Dunia
- Camai, Kondisi : Luka Berat
- Sugeng, Alamat : Panasahan, Kondisi : Luka Berat