Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Update Tambang Ilegal di Nagari Sungai Abu Kabupaten Solok, Berikut Nama-nama 22 Korban...

Jefrimon • Jumat, 27 September 2024 | 22:52 WIB

Korban longsor di tambang ilegal di Nagari Sungai Abu menunggu proses evakuasi. (Foto BPBD Kab Solok)
Korban longsor di tambang ilegal di Nagari Sungai Abu menunggu proses evakuasi. (Foto BPBD Kab Solok)
PADEK.JAWAPOS.COM—Update informasi korban jiwa dan korban meninggal dunia. Jumlah korban tanah longsor yang menerjang kawasan tambang emas ilegal di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, pada Kamis (26/9), pukul 17.00 WIB, diperkirakan 22 orang penambang.

Insiden tersebut terjadi setelah adanya hujan deras di kawasan tambang ilegal. Kepala BPBD Kabupaten Solok, Irwan Efendi, menyebut struktur tanah labil berkontribusi pada peristiwa itu.

“Berhubung jauhnya lokasi longsor, yang membutuhkan waktu 4-6 jam jalan kaki, dan ketiadaan jaringan komunikasi, sehingga terjadi miss informasi data korban. Maka update data jumlah korban diperkirakan 22 orang. Yang sudah keluar 18 orang terdiri dari 9 orang meninggal, 6 orang luka berat, dan 3 orang luka sedang. Dan saat evakuasi perjalanan menuju Posko ada 4 orang terdiri dari 2 orang meninggal, 2 orang luka berat,” ungkap Irwan Efendi, Jumat (27/9) malam.

Data sebelumnya seperti diberitakan media ini, dilaporkan 15 warga meninggal dunia, sebanyak 4 orang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Laporan sementara BPBD menyebutkan 7 lainnya masih dalam proses pencarian, 3 orang luka berat.

BPBD dan unsur terkait masih melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Personel gabungan dari TNI, Polri dan Basarnas serta dukungan warga setempat membantu dalam operasi darurat tersebut.

Salah seorang korban luka-luka yang berhasil dievakuasi dari lokasi tambang ke Posko, Sabtu (28/9) dinihari. (Foto BPBD Kab Solok)
Salah seorang korban luka-luka yang berhasil dievakuasi dari lokasi tambang ke Posko, Sabtu (28/9) dinihari. (Foto BPBD Kab Solok)

Kondisi terakhir, upaya pencarian, pertolongan dan evakuasi masih terkendala kondisi medan yang terdampak longsor. Di samping itu, lokasi kejadian sulit dijangkau oleh kendaraan.

BNPB mengimbau personel gabungan dan warga untuk berhati-hati dalam melakukan operasi di lapangan, khususnya longsor susulan atau kondisi tanah berlumpur. Saat ini wilayah Kecamatan Hiliran Gumanti masih hujan petir dan esok, Sabtu (28/9), masih berpeluang hujan. (hsn/jef)

Berikut nama-nama korban meninggal dunia dan luka-luka akibat longsor tambang emas ilegal tersebut:

  1. Sat, Umur 35 th, Alamat Talang Timur, Kondisi Meninggal Dunia
  2. Syana Efendi, Umur 30 th, Alamat Taratak Jarang, Kondisi Luka Sedang
  3. Desriwandi, 47 th, Alamat : Talang Barat, Kondisi : Meninggal Dunia
  4. Doris, Umur : 30 th, Alamat : Panasahan, Kondisi : Meninggal Dunia
  5. Yedrimen, Umur : 44 th, Alamat : Talang Barat, Kondisi : Meninggal Dunia
  6. Eri (Yusrizal), 44 th, Alamat : Taratak Dama, Kondisi : Meninggal Dunia
  7. Ilham, Umur : 25 th, Alamat : Panasahan, Kondisi : Meninggal Dunia
  8. Risky Aprikul Putra, 25 th, Sungai Dareh Silanjai, Kondisi: Luka Berat
  9. Andika Septriadi, 25 th, Sungai Dareh Silanjai, Kondisi : Luka Berat
  10. Musrianto, 40 th, Alamat : Solok Selatan Pekonina, Kondisi : Luka Sedang
  11. Yendri Neva, Umur : 54 th, Alamat : Panasahan, Kondisi : Luka Berat
  12. Rahul Rahmad Ibrahim, 54 th, Taratak Baru Salimpek, Luka berat
  13. Zil, 31 th, Alamat : Solok Selatan Pekonina, Kondisi : Meningal Dunia
  14. Indra, Umur : 18 th, Alamat : Solok Selatan Pekonina, Kondisi : Meninggal Dunia
  15. Gusri Rahmadyansyah, Umur : 44 th, Alamat : Panasahan, Kondisi : Luka Berat
  16. Izul, Umur : 29 th, Alamat : Lurah Gadang, Kondisi : Luka Berat
  17. Kaliang, Umur : 38 th, Alamat : Sungai Kaluang, Kondisi : Luka Sedang
  18. Ambra, Umur : 29 th, Alamat : Surian, Kondisi : Meninggal Dunia
  19. Don, Alamat : Solok Selatan Bumi Ayu, Kondisi : Meninggal Dunia
  20. Sakir, Alamat : Surian, Kondisi : Meninggal Dunia
  21. Camai, Kondisi : Luka Berat
  22. Sugeng, Alamat : Panasahan, Kondisi : Luka Berat
Editor : Hendra Efison
#jumlah korban tambang emas #Irwan Efendi #Nagari Sungai Abu #tambang emas ilegal #Kecamatan Hiliran Gumanti #update