Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di koordinat 0,36 Lintang Selatan (LS) dan 99,51 Bujur Timur (BT), atau sekitar 57 kilometer barat daya Lubuk Basung.
"Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer dan dikategorikan sebagai gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Mentawai," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Padangpanjang, Dr Suaidi Ahadi.
Lebih lanjut Suaidi menambahkan bahwa berdasarkan estimasi peta guncangan BMKG, gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas III-IV MMI di Kabupaten Padangpariaman, Kota Pariaman, Kota Padang dan Kabupaten Agam.
Pada skala III-IV MMI, getaran dirasakan oleh banyak orang, terasa nyata di dalam rumah, dan menyebabkan jendela atau pintu berbunyi.
Hingga pukul 13.50 WIB, tidak ditemukan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock) yang mengikuti gempa utama ini. "Gempa ini tidak berpotensi tsunami," tegas Suaidi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban akibat gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Hindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa. Pastikan rumah atau bangunan tempat tinggal aman dan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan sebelum kembali masuk ke dalam," imbau Suaidi.(*)
Editor : Heri Sugiarto