Namanya Museum PDRI, yang dibangun sejak 2012 dan baru saja diresmikan oleh Menteri Kebudayaan RI pada 19 Desember 2024, bertepatan dengan Hari Bela Negara ke-76 tahun. Menbud Fadli Zon didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi.
Hadir banyak tokoh dan pejabat seperti Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan III Sumbar Undri, Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, Kapolres AKBP Syaiful Wachid, Dandim 0306/50 Kota, Kajari Kota Payakumbuh, keluarga Syafruddin Prawiranegara yakni Chalidah Prawiranegara, Anggota DPRD Sumbar, Anggota DPRD Limapuluh Kota, dan banyak lainnya.
Museum PDRI dibangun di atas lahan seluas 20 hektare yang dihibahkan oleh masyarakat Koto Tinggi. Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut. “Lahan yang luas ini memberikan potensi besar untuk pengembangan kawasan, termasuk membangun fasilitas lain seperti sekolah Taruna Nusantara,” ujarnya.
Fadli Zon berharap kawasan Museum PDRI menjadi pusat ekosistem yang mendukung berbagai aktivitas, mulai dari edukasi hingga ekonomi. Dengan adanya museum, pasar, masjid, hingga pusat kebudayaan. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi destinasi wisata sejarah baru yang dapat menarik pengunjung dari dalam dan luar negeri.
“Jika ekosistem ini terbentuk, saya yakin UMKM akan berkembang, menjadikan tempat ini pusat ekonomi baru yang menghubungkan sejarah dan modernitas,” ujar Fadli Zon.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumbar Mahyeldi menegaskan pentingnya konektivitas antarwilayah. Ia menyebut bahwa akses jalan antara Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Pasaman sudah mulai dibangun, dan akan menghubungkan Museum PDRI dengan Museum Tuanku Imam Bonjol.
“Kita berharap langkah ini menjadi awal dari pengembangan kawasan wisata sejarah terpadu,” ujar Mahyeldi.
Lebih jauh, Mahyeldi mengungkapkan bahwa Museum PDRI bukan sekadar tempat penyimpanan artefak dan dokumen sejarah. "Pemerintahan Darurat Republik Indonesia adalah simbol perlawanan dan keteguhan para pemimpin kita di masa sulit,” kata Mahyeldi lagi.
Di akhir sambutannya, Mahyeldi juga memberikan penghormatan kepada masyarakat Koto Tinggi atas dedikasi dalam mewujudkan Museum PDRI.
Selain Museum PDRI, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon didampingi Gubernur Mahyeldi juga meresmikan Museum Tan Malaka di Nagari Pandam Gadang, yang diharapkan dapat menjadi pelengkap dalam narasi sejarah perjuangan bangsa. (*)
Editor : Hendra Efison