“Ya, musibah menimpa saudara kita dari Jorong Sialang Atas, Hariman. Korban terlepas dari dua orang temannya, Tarunas dan Firdaus, saat mencoba seberangi sungai Batang Kapur menggunakan pelampung dari plastik yang diisi angin. Padahal saat itu debit air sungai cukup tinggi dan deras,” ucap Wali Nagari Sialang, Rais, via telepon WhatsApp, Senin malam.
Hingga pukul 22.00 WIB, warga menggunakan perahu masih melakukan pencarian. Kondisi air yang keruh dan berarus deras menyulitkan pencarian. Sementara petugas Basarnas dan BPBD Limapuluh Kota sedang menuju lokasi.
”Setelah mendapat informasi dari warga, kita sudah informasikan dan koordinasi dengan BPBD Limapuluh Kota sekitar pukul 20.00 WIB tadi,” ucap Wali Nagari Sialang, Kecamatan Kapur, IX, Rais.
Masyarakat terlihat ramai memadati pinggiran sungai ikut melakukan pencarian korban. Namun belum berhasil menemukan korban yang hanyut.
”Aliran sungai Batang Kapur, sejak dua hari terakhir debit airnya cukup tinggi. Sebab intensitas curah hujan yang juga tinggi sejak beberapa hari terakhir. Kita selalu mengingatkan warga untuk selalu waspada saat debit air tinggi, apalagi untuk menyeberangi sungai,” sebut Rais.
Editor : Hendra Efison