Acara ini menjadi momen untuk mengenang perjuangan para syuhada bangsa yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia pada era Perang Kemerdekaan.
Peringatan kali ini dikemas dalam bentuk kontemplasi dan malam seni anak negeri yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan generasi muda.
Nevi Zuairina menyampaikan penghormatan mendalam kepada para pahlawan yang gugur dalam peristiwa heroik tersebut.
“Peristiwa Situjuah adalah pengingat akan besarnya pengorbanan para syuhada bangsa. Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujar politisi PKS ini.
Acara kontemplasi diawali dengan pembacaan doa dan renungan untuk mengenang perjuangan Chatib Sulaiman dan 69 syuhada lainnya yang gugur melawan Belanda.
Sementara itu, malam seni anak negeri menghadirkan pertunjukan seni budaya khas Minangkabau, seperti randai, puisi perjuangan, dan musik tradisional, sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat juang para pahlawan.
Nevi Zuairina juga mengajak generasi muda untuk memahami dan meneladani nilai-nilai perjuangan.
“Peristiwa ini tidak hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana kita melangkah ke masa depan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan cinta tanah air,” tambahnya.
Peringatan ini ditutup dengan deklarasi komitmen bersama untuk terus menjaga persatuan dan semangat perjuangan dalam menghadapi tantangan bangsa.
Nevi Zuairina berharap acara ini menjadi momen refleksi bagi masyarakat untuk terus menjaga kemerdekaan dengan penuh tanggung jawab.
“Tak ada kemerdekaan tanpa pengorbanan. Terima kasih untuk para syuhada bangsa, semoga perjuangan mereka menjadi inspirasi bagi kita semua,” pungkasnya.
Peringatan 76 Tahun Peristiwa Situjuah ini tidak hanya menjadi pengingat akan sejarah, tetapi juga membangkitkan semangat bela negara bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan di masa kini dan mendatang.(*)
Editor : Heri Sugiarto