Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dari masyarakat terkait arah kebijakan pembangunan daerah di tahun 2026.
Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi menyampaikan bahwa kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB di Ruang Rapat Lantai 3, Kantor Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Jalan Khatib Sulaiman Padang.
Untuk mempermudah partisipasi masyarakat yang tidak bisa hadir secara langsung, Bappeda juga menyediakan akses daring melalui tautan INI.
"Artinya, masyarakat Sumbar di mana pun berada, termasuk di luar negeri sekalipun bisa memberikan masukan langsung lewat formulir daring yang kami sediakan," kata Medi.
Pembahasan Arah Kebijakan Pembangunan
Medi Iswandi menyampaikan bahwa konsultasi publik ini akan dimulai dengan pemaparan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2026.
Setelah itu, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran dan masukan guna memperkuat rencana pembangunan daerah yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk turut serta, baik secara langsung maupun daring, agar program pembangunan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat,” ungkap Medi.
Sebagai agenda penting, acara ini akan menghadirkan Prof. Elfindri, seorang pakar ekonomi dari Universitas Andalas, yang akan memberikan pandangan dan analisis strategis terkait arah pembangunan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia Sumatera Barat.
Melalui kegiatan ini, Bappeda Sumbar berharap masyarakat dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan Sumatera Barat yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing.
"Mari berkolaborasi mewujudkan Sumbar madani yang maju dan berkeadilan," imbau Medi.
Formulir Masukan Secara Online
Untuk memaksimalkan partisipasi, Bappeda menyediakan platform daring di laman resmi Forum Konsultasi RKPD 2026.
Melalui formulir tersebut, masyarakat diminta menyampaikan:
- Identitas pribadi, termasuk nama lengkap dan afiliasi instansi, lembaga, atau organisasi.
- Masukan terkait pelaksanaan acara konsultasi publik.
- Permasalahan mendesak yang perlu segera diselesaikan pada tahun 2026.
- Solusi yang diharapkan terhadap masalah yang diusulkan.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi tautan resmi acara di LINK INI.(*)
Editor : Heri Sugiarto