Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jalan Tol Padang-Sicincin Siap Operasi Setelah Uji Laik Fungsi

Heri Sugiarto • Rabu, 29 Januari 2025 | 08:10 WIB

Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 kilometer, yang menjadi jalan tol pertama di Sumatera Barat, telah menyelesaikan proses konstruksi dan uji laik fungsi. (Foto: BPJT)
Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 kilometer, yang menjadi jalan tol pertama di Sumatera Barat, telah menyelesaikan proses konstruksi dan uji laik fungsi. (Foto: BPJT)
PADEK.JAWAPOS.COM-Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin sepanjang 36,6 kilometer, yang menjadi jalan tol pertama di Sumatera Barat, telah menyelesaikan proses konstruksi.

Informasi terbaru dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum, jalan tol ini kini memasuki tahap akhir sebelum dioperasikan secara penuh, setelah menjalani Uji Laik Fungsi (ULF) pada 21 hingga 23 Januari 2025.

ULF dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh spesifikasi teknis, persyaratan, dan perlengkapan jalan tol telah memenuhi standar manajemen dan keselamatan lalu lintas.

Tim evaluasi laik fungsi terbagi menjadi dua sub tim: Sub Tim 1 Bidang Pemeriksaan Teknis dan Pengoperasian, serta Sub Tim 2 Bidang Pemeriksaan Administratif.

Jalan Tol Padang-Sicincin merupakan bagian dari Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dinantikan kehadirannya oleh masyarakat, khususnya di Sumatera Barat.

Keberadaan jalan tol ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang sering terjadi di daerah Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman.

Dengan melintasi jalan tol ini, perjalanan dari Padang ke Sicincin diperkirakan hanya memakan waktu sekitar 30 menit.

Setelah proses ULF selesai dan dilakukan perbaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, jalan tol ini akan menerima sertifikat laik fungsi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan sertifikat laik operasi dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.

PT Hutama Karya (Persero) selanjutnya akan mengoperasikan jalan tol ini yang diperkirakan mulai pada masa arus mudik Lebaran nanti.

"Kalau mudik lebaran sudah bisa dilewati, mau liburan ke Bukittinggi dan sekitarnya bisa lebih cepat," tulis BPJT di media sosialnya, Selasa (28/1).

Disambut Antusias

Sebelumnya, jalan tol ini telah telah dioperasikan secara fungsional oleh Hutama Karya pada 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

Selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 itu Jalan Tol Padang - Sicincin mencatat total kendaraan yang melintas sekitar 46.900. Setiap harinya, sebanyak 2.000 hingga 5.000an kendaraan melintas di Jalan Tol fungsional ini.

Angka ini tidak hanya menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan tol, tapi juga menjadikan ruas ini sebagai tol fungsional dengan lalu lintas tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera selama libur Nataru.

Sebagaimana diketahuii, Jalan Tol Padang-Sicincin, yang pembangunannya dimulai tahun 2018 dan selesai pada Desember 2024, menawarkan pemandangan alam yang indah.

Jalan tol ini dikelilingi oleh jajaran pegunungan Bukit Barisan yang hijau dan pemandangan Gunung Tandikat.

Selain itu, jalan tol ini juga akan dilengkapi dengan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau Rest Area tipe A di KM 23.

Kehadiran Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Padang-Sicincin diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar arus transportasi di Sumatera Barat dengan Riau serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#jalan tol trans sumatera #sumatera barat #tol mudik lebaran 2025 #Infrastruktur Sumatera #mudik lebaran #jalan tol pekanbaru-padang #Rest Area Tol Padang Sicincin #Hutama Karya #Uji Laik Fungsi Jalan Tol #bpjt #kementerian pu