Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kasat Reskrim Polres Tanahdatar: Cinta Korban Pembunuhan, 21 Saksi Telah Diperiksa

Nanda Anggara • Jumat, 21 Februari 2025 | 20:32 WIB

Usai diautopsi, korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan di dalam karung, Cinta (15) dikebumikan Kamis (20/2/2025) sore di sebelah rumahnya di Jorong Guguakmanih, Nagari Sumanik, Salimpaung.
Usai diautopsi, korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan di dalam karung, Cinta (15) dikebumikan Kamis (20/2/2025) sore di sebelah rumahnya di Jorong Guguakmanih, Nagari Sumanik, Salimpaung.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kasat Reskrim Polres Tanahdatar, AKP Surya Wahyudi, memastikan bahwa Cinta adalah korban pembunuhan. Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut dengan mengerahkan seluruh anggota demi mengungkap pelaku.

"Jadi, kita telah memeriksa 21 orang sebagai saksi terkait hal ini, termasuk mengumpulkan berbagai barang bukti yang ditemukan," ujar AKP Surya Wahyudi saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (21/2/2025).

Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil autopsi yang diperkirakan keluar dalam tiga hingga lima hari ke depan. Meski begitu, AKP Surya Wahyudi menegaskan bahwa kasus ini merupakan tindak pidana pembunuhan.

Kendala Penyelidikan: Handphone Korban Belum Ditemukan

Dalam penyelidikan, polisi menghadapi kendala karena handphone milik korban hingga saat ini belum ditemukan. Diduga, ponsel tersebut telah dibuang oleh pelaku untuk menghilangkan jejak.

"Sampai saat ini kita masih belum menemukan HP korban yang kemungkinan besar dibuang oleh pelaku," terang Kasat Reskrim.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban sebelumnya pernah menerima ancaman pembunuhan dari seseorang yang kini masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Bahkan, korban sempat mengirim tangkapan layar (screenshot) ancaman tersebut kepada keluarganya. Namun, karena ponsel korban belum ditemukan, polisi masih terus mendalami informasi tersebut.

Tato Permanen dan Imbauan untuk Orang Tua

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, polisi juga mengonfirmasi bahwa tato yang terdapat di tangan korban adalah tato permanen.

"Iya, benar itu tato permanen," ungkap AKP Surya Wahyudi.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka, terutama anak perempuan.

"Kita harap kejadian ini menjadi pelajaran bagi para orang tua. Pastikan anak-anak berada dalam pengawasan, ketahui dengan siapa mereka bergaul, dan pastikan mereka berada di rumah pada jam-jam tertentu," pesannya.

Seperti diberitakan, sebuah karung putih besar tergeletak di pinggir jalan, di Kelok Ambacang, Jorong Sungaitarab, Nagari Sungaitarab, Kecamatan Sungaitarab, Kabupaten Tanahdatar.

Tak jelas siapa yang meletakkannya di sana. Tapi, satu yang mencurigakan. Onggokan karung itu mencetak seperti anggota tubuh manusia.

Tak diketahui pula siapa yang melihat dan mencurigai isi karung itu pertama kali. Diperkirakan karung itu ada di sana sejak pukul 09.00 WIB. Namun entah siapa yang memvideokannya, tapi kemudian viral di sejumlah media sosial. 

Kemudian diketahui jika korban berjenis kelamin perempuan tersebut bernama Cinta Novita Sari Mista (15). Warga Jorong Guguakmanih, Nagari Sumanik, Kecamatan Salimpaung itu tercatat sebagai siswi MTsN di Salimpaung.(*)

Editor : Hendra Efison
#Hasil Autopsi #Kasat Reskrim Polres Tanahdatar #Cinta Novita Sari Mista #ancaman pembunuhan #tato permanen #Nagari Sungaitarab #mayat dalam karung #Jorong Guguakmanih