Festival ini digelar dalam rangka menyemarakkan Ramadhan 1446 H, dengan dukungan dana pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Padang periode 2019-2024, Zulhardi Z. Latif.
Dengan adanya Festival Qasidah Rebana, Pemerintah Kota Padang berharap seni budaya Islam semakin berkembang dan menjadi daya tarik wisata halal yang unggul di Sumatera Barat.
"Festival Qasidah Rebana ini patut kita apresiasi. Kebudayaan Islami diharapkan dapat menjadi ikon wisata halal Kota Padang, sesuai dengan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," ujar Fadly Amran, saat membuka acara pada Senin (10/3/2025).
Fadly juga mengingatkan pentingnya melestarikan seni musik qasidah rebana agar tetap diwariskan kepada generasi mendatang.
"Seni musik Islami seperti qasidah rebana harus kita jaga agar tidak hilang ditelan zaman. Semoga festival ini juga dapat meningkatkan daya tarik Kota Padang sebagai halal tourism destination," tambahnya didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Yudi Indra Syani.
Sementara itu, Zulhardi Z. Latif menyebut festival ini tidak hanya bertujuan untuk menyemarakkan syiar Islam di bulan Ramadhan, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan menarik minat wisatawan ke Kota Padang sebagai destinasi wisata halal.
Festival ini diikuti oleh 30 grup qasidah rebana dari berbagai majelis taklim di Kota Padang. Para pemenang akan mendapatkan hadiah, sementara individu berbakat akan direkrut untuk mewakili Kota Padang dan Sumatera Barat di tingkat nasional.(*)
Editor : Heri Sugiarto