Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sari Lenggogeni Ungkap Kunci Agar Nagari Creative Hub Majukan Pariwisata dan Ekraf Sumbar

Heri Sugiarto • Kamis, 13 Maret 2025 | 22:04 WIB

Pakar Pariwisata dari Universitas Andalas yang juga Ketua BPPD Sumbar, Sari Lenggogeni (kiri) saat pertemuan dengan Wagub Vasko Ruseimy dan TP2DEWI yang dipimpin M Zuhrizul (kanan). (Foto: TP2DEWI)
Pakar Pariwisata dari Universitas Andalas yang juga Ketua BPPD Sumbar, Sari Lenggogeni (kiri) saat pertemuan dengan Wagub Vasko Ruseimy dan TP2DEWI yang dipimpin M Zuhrizul (kanan). (Foto: TP2DEWI)
PADEK.JAWAPOS.COM-Pakar Pariwisata dari Universitas Andalas (Unand), Sari Lenggogeni, menilai Program Nagari Creative Hub yang akan direalisasikan Pemprov Sumbar merupakan pola pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) yang visioner.

Program ini dirancang untuk membangun simpul "crowd" pelaku ekraf dan UMKM di desa atau nagari, berbasiskan digital experience marketing sehingga akan menjadi kluster destinasi baru dengan pengalaman lengkap.

Sari yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumbar lebih lanjut menambahkan, Nagari Creative Hub bukan hanya fokus pada e-commerce dan peningkatan ekspor atau penjualan produk UMKM, tapi juga meningkatkan jumlah pengunjung dan pengeluarannya.

"Kuncinya adalah meningkatkan nilai produk UMKM, membuat blueprint alur kunjungan wisatawan, menjaga higienitas, serta memperbanyak atraksi yang meningkatkan kunjungan berulang dan pengalaman yang berkesan," jelas Sari Lenggogeni kepada Padang Ekspres, Kamis (13/3/2025).

Menurutnya, pola perjalanan wisata saat ini banyak dipengaruhi oleh platform media sosial.

"Oleh karena itu, Nagari Creative Hub hadir untuk memanfaatkan tren ini guna mempromosikan destinasi wisata dan produk lokal secara efektif," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menekankan pentingnya optimalisasi potensi wisata di setiap nagari melalui pendekatan kreativitas dan digitalisasi.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan Tim Pemberdayaan dan Pengembangan Desa Wisata (TP2DEWI) Sumbar di Padang, Rabu (12/3/2025).

"Nagari memiliki banyak produk unggulan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Program Nagari Creative Hub dihadirkan untuk mengangkat potensi lokal agar memiliki daya saing tinggi, bahkan hingga ke pasar internasional," paparnya.

Program ini tidak hanya mendorong kreativitas masyarakat, tetapi juga menyediakan fasilitas digital, seperti internet gratis, pelatihan pemasaran daring, dan akses permodalan.

Tujuannya adalah memudahkan pelaku usaha lokal dalam memasarkan produk mereka ke luar Sumatera Barat.

"Nagari Creative Hub akan menghubungkan nagari yang telah berkembang dengan lembaga keuangan agar UMKM di nagari mendapat dukungan permodalan," tambah Vasko didampingi Koordinator TP2DEWI Sumbar, M. Zuhrizul, dan Ketua BPPD Sumbar, Sari Lenggogeni.

Dengan pendekatan berbasis digital dan kreativitas, Nagari Creative Hub diharapkannya dapat menjadi model pengembangan pariwisata dan ekraf yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Sementara itu, M Zuhrizul mengatakan, butuh gerakan dan kesadaran bersama masyarakat nagari dan stakeholder untuk mewujudkan Nagari Creatif Hub ini.

Nagari Creatif Hub adalah sebagai bentuk kolaborasi kreatif anak nagari dalam menggali potensi nagari untuk peningkatan ekonomi lokal nagari.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#pemprov sumbar #pemasaran digital #M Zuhrizul #desa wisata #Sari Lenggogeni #Nagari Creative Hub #Digital experience marketing #ekonomi kreatif #pengembangan pariwisata #Vasko Ruseimy #Kolaborasi kreatif anak nagari #UMKM Sumatera Barat