Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta: 4.447 Objek Vital Jadi Fokus Pengamanan Operasi Ketupat Singgalang 2025

Randi Zulfahli • Kamis, 20 Maret 2025 | 21:00 WIB

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta pimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2025 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Kota Padang, Kamis (20/3/2025). (Humas Polda Sumbar)
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta pimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2025 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Kota Padang, Kamis (20/3/2025). (Humas Polda Sumbar)
PADEK.JAWAPOS.COM—Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda Sumbar) Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, memimpin langsung apel gelar pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2025 pada Kamis (20/3/2025) pagi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Padang. Acara ini menjadi momentum pengecekan akhir kesiapan pengamanan jelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H.

Dalam sambutannya, Irjen Gatot menegaskan bahwa apel gelar pasukan tersebut merupakan wujud komitmen sinergisitas antara Polda Sumbar dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mengamankan momen mudik dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

"Polda Sumbar bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi terpusat dengan sandi 'ketupat singgalang 2025' yang melibatkan sebanyak 2.204 personel, didukung oleh personel TNI, instansi maupun lembaga terkait sebanyak 2.223 personel selama 14 hari, mulai dari tanggal 26 Maret sampai dengan 8 April 2025," jelas Kapolda Sumbar.

Kapolda mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan operasi tersebut, pihaknya telah mempersiapkan 85 pos yang tersebar di berbagai lokasi strategis. Rinciannya meliputi 52 lokasi pos pengamanan, 30 lokasi pos pelayanan, dan 3 lokasi pos terpadu.

"Tentunya, pos-pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal," tegas Irjen Gatot.

Pos-pos tersebut akan difokuskan pada jalur-jalur yang dinilai rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung selama libur panjang.

Dalam operasi kali ini, terdapat 4.447 lokasi yang menjadi objek pengamanan. Lokasi-lokasi tersebut meliputi masjid, tempat pelaksanaan shalat Ied, terminal, pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata yang menjadi perhatian khusus demi suksesnya Operasi Ketupat Singgalang tahun ini.

Kapolda juga menyampaikan informasi penting terkait kebijakan penggunaan jalan tol Padang-Sicincin. Menurut Irjen Gatot, Polda Sumbar bersama Pemprov Sumbar dan Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar telah menetapkan bahwa jalan tol tersebut dapat diakses secara gratis selama pelaksanaan mudik lebaran tahun 2025, tepatnya dari tanggal 24 Maret hingga 10 April 2025.

"Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Gubernur Sumbar perihal pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2025," ujarnya.

Terkait penggunaan jalan tol dan jalur arteri, Kapolda berpesan, "Berikan jaminan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas kepada masyarakat. Periksa kesiapan infrastruktur dan moda transportasi yang akan digunakan masyarakat, reduksi faktor-faktor potensi kerawanan dan sumbatan di jalan raya, terapkan rekayasa lalu lintas secara terukur, dan terkoordinasi." imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Gatot menekankan pentingnya pengawalan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang khawatir akan terjadinya gangguan kejahatan selama perjalanan mudik.

"Tentunya kita dihadapkan pada situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan. Pahami betul karakteristik wilayah masing-masing seperti titik rawan banjir, rawan longsor, dan rawan gangguan kamtibmas, utamanya yang berada di jalur-jalur mudik. Skenario-skenario menghadapi potensi gangguan dan situasi kontijensi harus dipersiapkan secara matang," sambungnya.

Kapolda juga mengingatkan bahwa aspek keamanan dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) harus menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata, dan pusat keramaian lainnya.

"Lakukan patroli bersama pada jam-jam rawan, siapkan layanan pelaporan rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan sehingga masyarakat dapat mudik dengan tenang," pesan Irjen Gatot.

Selain itu, Kapolda mengajak untuk melibatkan berbagai kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan shalat Ied sebagai wujud toleransi keberagaman di Sumbar.

Kapolda menutup arahannya dengan menekankan pentingnya informasi bagi masyarakat, "Pastikan masyarakat dapat mengetahui informasi yang dibutuhkan melalui berbagai saluran komunikasi, sehingga dapat merencanakan perjalanannya dengan nyaman." tambahnya.

Apel gelar pasukan yang menandai kesiapan pengamanan Lebaran tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar Vasco Ruseimy, pejabat utama Polda Sumbar, unsur Forkopimda Sumbar, serta tamu undangan lainnya. (*)

Editor : Hendra Efison
#Operasi Ketupat Singgalang 2025 #Fokus Pengamanan #Irjen Pol Gatot Tri Suryanta #4447 Objek Vital