Program ini memberangkatkan ratusan pemudik dari Padang menuju Kepulauan Mentawai dan sebaliknya menggunakan KM Perintis Sabuk Nusantara 68.
Rute perjalanan kapal meliputi Pelabuhan Teluk Bayur – Tua Pejat – Labuhan Bajau – Sikabaluan – Muara Saibi – Siberut. Keberangkatan pertama dijadwalkan pada 27–29 Maret 2025, sementara rute balik dari Tua Pejat ke Padang berlangsung pada 29–30 Maret 2025.
Acara pelepasan pemudik berlangsung di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, pada Kamis (27/3/2025). Hadir dalam acara ini Direktur Utama PT Semen Padang Indrieffouny Indra, Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Harmadi Algamar, serta perwakilan dari Pelindo II, KSOP Teluk Bayur, Polsek KP3 Teluk Bayur, dan sejumlah pimpinan PT Semen Padang, termasuk Kepala Unit CSR Ilham Akbar.
Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat menjelang Lebaran 2025.
“Program Mudik Gratis BUMN ini bertujuan membantu masyarakat agar bisa pulang kampung dan merayakan Lebaran tanpa terbebani biaya transportasi. PT Semen Padang menyediakan 800 kuota untuk pemudik, dengan 400 orang diberangkatkan dari Padang ke Mentawai dan 400 lainnya dari Mentawai ke Padang,” ujar Indrieffouny.
“Kami berharap program ini dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih aman dan nyaman, sehingga para pemudik bisa berkumpul dengan keluarga dalam suasana penuh kebahagiaan,” tambahnya.
Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Harmadi Algamar, yang hadir mewakili Wali Kota Padang Fadly Amran, mengapresiasi inisiatif PT Semen Padang dan PT PELNI dalam menyelenggarakan program ini.
“Kami sangat bangga dengan sinergi BUMN ini. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang ingin pulang ke Mentawai atau sebaliknya. Dengan tema ‘Mudik Aman Sampai Tujuan’, kami berharap para pemudik dapat menikmati perjalanan dengan nyaman,” ujarnya.
Koordinator Terminal Point PT PELNI Padang, Warimun, menambahkan bahwa kerja sama PT Semen Padang dan PT PELNI dalam program mudik gratis bukanlah yang pertama kali. Sejak 2018 dan 2019, kedua perusahaan telah beberapa kali menyelenggarakan program serupa ke Mentawai.
Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu peserta, Titin (25), pemudik asal Muaro Saibi, Mentawai, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT Semen Padang dan PT PELNI.
“Mudik gratis ini sangat membantu kami, terutama yang tinggal jauh di pulau-pulau. Terima kasih kepada PT Semen Padang dan PELNI yang telah memberikan kesempatan ini,” ujarnya dengan haru.
Hal serupa disampaikan Arif Hidayat (42), pemudik asal Ulak Karang, Padang, yang mudik ke Sikabaluan bersama keluarganya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dengan adanya mudik gratis, kami bisa menghemat biaya transportasi yang biasanya cukup mahal,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, PT Semen Padang juga memberikan suvenir kepada para peserta program ini.
Melalui program Mudik Gratis BUMN 2025, PT Semen Padang dan PT PELNI berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, serta mewujudkan mudik yang lebih aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. (*)
Editor : Hendra Efison