Selama empat hari terakhir, lonjakan kunjungan wisatawan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi secara signifikan. Namun, saat pendapatan dari tiket masuk mencetak angka fantastis, pemasukan dari sektor parkir justru masih tertinggal jauh.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Pessel, sejak Senin (31/3) hingga Kamis (3/4), total PAD dari tiket masuk Pantai Carocok mencapai Rp317.765.000. Angka ini melonjak seiring peningkatan jumlah wisatawan yang membeludak setiap harinya.
Sebaliknya, Dinas Perhubungan (Dishub) Pessel mencatat bahwa total PAD dari sektor parkir pada periode yang sama hanya sebesar Rp8.950.000. Jumlah ini berasal dari retribusi parkir kendaraan roda dua, empat, dan enam di Pantai Carocok serta kawasan wisata Mandeh.
Artinya, selisih pemasukan antara dua sektor tersebut sangat mencolok. PAD dari tiket masuk tercatat lebih dari 35 kali lipat dibandingkan parkir.
Lonjakan Tiket, Lesunya Parkir
Kepala Disparpora Pessel, Suhendri, mengatakan bahwa total kunjungan wisatawan dalam empat hari terakhir mencapai 33.487 orang. Dari jumlah tersebut, 30.066 adalah pengunjung dewasa dan 3.421 anak-anak.
Pada Senin (31/3), pendapatan dari tiket masuk baru menyentuh Rp935.000. Namun, mulai Selasa (1/4), angkanya melonjak jadi Rp54.020.000. Tren itu berlanjut hingga Rabu (2/4) dengan pemasukan Rp120.925.000 dan Kamis (3/4) menembus Rp141.885.000.
“Ini pencapaian yang luar biasa dan jadi sinyal positif bagi PAD sektor pariwisata,” ujar Suhendri.
Sementara itu, sektor parkir belum menunjukkan performa serupa. Kepala Dishub Pessel, Syafrijoni, menyebutkan bahwa pada hari pertama (31/3), PAD dari parkir baru Rp530.000. Hari kedua meningkat jadi Rp 1.890.000, kemudian naik lagi jadi Rp3.230.000 di hari ketiga, dan Rp3.525.000 di hari keempat.
“Totalnya baru Rp8.950.000. Itu berasal dari parkir motor Rp2.000, mobil pribadi Rp5.000, dan bus sedang Rp10.000 per unit,” jelasnya.
Pengamat: Harus Ada Pembenahan Sistem Parkir
Perbandingan mencolok ini menjadi perhatian publik. Pengamat Kebijakan Publik, Epaldi Bahar, menyebutkan bahwa pengelolaan parkir seharusnya bisa dimaksimalkan untuk mendongkrak PAD lebih besar.
“Dengan puluhan ribu pengunjung, parkir seharusnya bisa menyumbang lebih dari itu. Ada potensi yang belum tergarap,” tegasnya.
Ia menambahkan, di balik lonjakan PAD dari tiket masuk, ada hal yang lebih penting yakni perputaran ekonomi masyarakat.
“Kalau setiap wisatawan belanja rata-rata Rp100.000, maka dalam empat hari, hampir Rp3,3 miliar uang berputar di Pantai Carocok,” ujar Epaldi.
Dirinya juga optimistis target PAD tahunan dari Pantai Carocok sebesar Rp500 juta bisa tercapai dalam waktu dekat, mengingat dalam empat hari saja sudah menembus 63 persen dari target tersebut.
Pemerintah Daerah Siapkan Evaluasi
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengapresiasi kerja keras semua pihak dalam pengelolaan objek wisata.
“Kami akan terus tingkatkan infrastruktur, fasilitas, dan sistem pengelolaan, termasuk sistem parkir, agar pengunjung nyaman dan pendapatan daerah optimal,” ujarnya.
Dengan libur lebaran yang masih berlangsung, angka-angka ini diperkirakan terus bertambah. Pemerintah pun berkomitmen untuk menjadikan momen ini sebagai titik tolak perbaikan sektor wisata secara menyeluruh. (yon)
Editor : Hendra Efison