Dalam peninjauan yang dilakukan di beberapa titik lokasi, termasuk MDTA Bustanul Huda, Masjid Jami' Ulak Karang dan TPQ Masjid Takwa Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Maigus menyampaikan apresiasinya atas kelancaran ujian serta semangat para santri.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian bagi anak-anak MDTA dan TPQ berjalan dengan lancar dan tertib. Semoga ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus memperdalam ilmu agama dengan lebih baik,” ujar Maigus Nasir kepada wartawan seusai peninjauan.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan ujian ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pendidikan keagamaan anak-anak serta memperkuat karakter dan keimanan generasi muda di Kota Padang.
“Kita berharap ujian ini tidak hanya menjadi tolok ukur keberhasilan pembelajaran, tetapi juga menjadi momen penting dalam membentuk generasi qurani yang tangguh dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Berdasarkan data dari panitia pelaksana, ujian akhir tahun ini diikuti oleh total 12.826 santri yang tersebar di 639 lokasi ujian di seluruh Kota Padang. Rinciannya, sebanyak 9.566 santri TPQ mengikuti ujian di 450 lokasi, sementara 3.260 santri MDTA tersebar di 189 titik pelaksanaan ujian.
Pelaksanaan ujian ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi akhir tahun pembelajaran di lembaga pendidikan Al-Qur'an, serta upaya pembentukan generasi muda yang cerdas secara spiritual dan berakhlak mulia.(*)
Editor : Heri Sugiarto