Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

PLN Dukung Investasi Digital Berbasis Energi Bersih di Sumatera Barat

Hendra Efison • Rabu, 21 Mei 2025 | 20:41 WIB

Forum Investasi 2025 bertema “Potensi EBT Sumatera Barat untuk Peningkatan Ekosistem Data Center dan Industri Digital Berkelanjutan” yang digelar di Padang, Rabu (21/5/2025).
Forum Investasi 2025 bertema “Potensi EBT Sumatera Barat untuk Peningkatan Ekosistem Data Center dan Industri Digital Berkelanjutan” yang digelar di Padang, Rabu (21/5/2025).
PADEK.JAWAPOS.COMEnergi bersih dinilai sebagai syarat utama bagi pertumbuhan industri digital di Indonesia, khususnya dalam pembangunan data center dan infrastruktur teknologi tinggi.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), Chairani Rahmatullah, dalam Forum Investasi 2025 yang digelar di ZHM Hotel Padang, Rabu (21/5/2025).

Chairani yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PLN Enjiniring menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan transformasi digital nasional.

“Transformasi menuju ekonomi digital tak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi erat antar pemerintah, BUMN, swasta, akademisi, dan komunitas teknologi,” ujarnya dalam forum bertema “Potensi EBT Sumatera Barat untuk Peningkatan Ekosistem Data Center dan Industri Digital Berkelanjutan”.

Forum strategis ini mempertemukan ratusan peserta dari kalangan pemerintah, BUMN, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas teknologi. Mereka membahas arah transformasi digital nasional yang ditopang oleh pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyatakan kesiapan PLN dalam mendukung ekosistem digital melalui penyediaan listrik rendah emisi yang andal. Ia menyebut Sumatera Barat memiliki potensi besar dari berbagai sumber EBT.

“PLN siap menjadi bagian dari transformasi digital dengan memastikan pasokan listrik yang cukup, stabil, dan ramah lingkungan. Potensi EBT di Sumbar adalah modal besar yang harus kita optimalkan bersama,” ujar Ajrun.

Senada dengan itu, Ketua MKI Wilayah Sumatera Barat, Insannul Kamil, mengatakan energi hijau menjadi daya tarik utama Sumbar dalam menarik investasi digital.

“Energi hijau adalah nilai jual utama Sumbar dalam menarik investasi digital. Kita siap menjadi simpul penting dalam jaringan teknologi nasional,” tegasnya.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan pentingnya ketersediaan energi bersih dan andal sebagai fondasi dalam pembangunan ekosistem digital daerah. Ia mengapresiasi MKI yang berhasil menginisiasi forum kolaboratif ini.

“Kalau kebutuhan masyarakat sudah terfasilitasi dengan baik, itu akan menjadi pondasi yang kokoh untuk kemajuan daerah. Forum ini luar biasa karena MKI mampu mengangkat potensi Sumbar secara tepat, terutama dalam konteks pelestarian lingkungan dan pengembangan teknologi,” kata Mahyeldi.

Sejumlah tokoh penting turut hadir sebagai panelis, antara lain Dirut PT Teknologi Data Infrastruktur Telkom Indonesia, Indrama YM Purba; Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza; perwakilan DPMPTSP Sumbar; serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi.(*)

Editor : Hendra Efison
#Investasi Digital #Energi Bersih di Sumatera Barat #pln