Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

PLN Dukung Operasional Terminal Baru Bandara Minangkabau dengan Listrik Andal dan Hijau

Hendra Efison • Kamis, 10 Juli 2025 | 17:39 WIB

 

GM PLN UID Sumbar Ajrun Karim (tengah)
GM PLN UID Sumbar Ajrun Karim (tengah)
PADEK.JAWAPOS.COM–PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan guna mendukung operasional Terminal Kedatangan Baru Bandara Internasional Minangkabau (BIM), yang resmi beroperasi mulai Kamis (10/7/2025).

Peresmian terminal dilakukan oleh Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Purnama Pangalinan, General Manager PT Angkasa Pura II Dony Subardono, serta General Manager PLN UID Sumbar Ajrun Karim.

Acara turut dihadiri jajaran manajemen PLN UID Sumbar, Unit Pelaksana Pelayanan (UP3) Padang, Unit Pengatur Distribusi (UP2D) Sumbar, dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lubuk Alung.

PLN meningkatkan kapasitas daya listrik untuk BIM dari sebelumnya 2,7 MVA menjadi 6,9 MVA guna menjamin keandalan operasional fasilitas yang menjadi simpul utama transportasi udara Sumbar tersebut.

Manager PLN UP3 Padang, Dian Widiana Kuswara, menyatakan bahwa suplai listrik yang disiapkan PLN dirancang untuk menjamin kontinuitas layanan tanpa henti.

"Terminal baru ini bukan hanya memerlukan daya besar, tetapi juga kualitas tegangan yang stabil. Kami siapkan pengamanan berlapis dengan jaringan double feeder dari dua trafo berbeda, backup jaringan ring, serta Automatic Change Over Switch (ACOS) untuk menghindari gangguan suplai," ujar Dian.

General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menekankan pentingnya sistem kelistrikan berstandar tinggi di bandara sebagai objek vital nasional.

"PLN berkomitmen menyediakan layanan kelistrikan terbaik, khususnya untuk fasilitas umum seperti bandara. Ini adalah kontribusi kami dalam mendorong konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat," jelasnya.

PLN juga mendorong pemanfaatan energi bersih di sektor transportasi melalui skema Renewable Energy Certificate (REC), yang memungkinkan operasional bandara tercatat menggunakan energi hijau tanpa perlu membangun pembangkit baru.

"Kami sudah menghadirkan SPKLU di area parkir BIM sejak Agustus 2024 dan menyiapkan layanan PLTS Atap serta opsi Carbon Credit bagi pelanggan," tambah Ajrun.

General Manager PT Angkasa Pura II, Dony Subardono, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN yang menjamin operasional Terminal Baru BIM berjalan lancar.

"Penambahan daya listrik ini menjadi langkah penting untuk memastikan layanan bandara tetap stabil. Kami yakin Terminal 2 BIM akan menjadi pusat transportasi udara unggulan di Sumatera Barat," ungkap Dony.

Hal senada juga disampaikan Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI, Purnama Pangalinan. Ia menilai sinergi antarinstansi sangat penting untuk penguatan layanan kebandarudaraan.

"Dukungan PLN merupakan bagian penting dari sistem transportasi udara yang aman dan andal bagi masyarakat," ucapnya.

Dengan kolaborasi strategis lintas sektor ini, PLN bertekad terus menghadirkan solusi kelistrikan terbaik untuk mendukung infrastruktur modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Sumatera Barat.(*)

Editor : Hendra Efison
#Terminal Baru Bandara Minangkabau #bim #pln sumbar #energi hijau