Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kapal Bocor di Perairan Pulau Nyamuk Pesisir Selatan, 16 Penumpang dan ABK Selamat

Randi Zulfahli • Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:35 WIB

Tim SAR gabungan sukses menggelar operasi penyelamatan 16 penumpang dan ABK KM Sueisan Indo Satu, Sabtu (26/7/2025). (Foto: Kantor SAR Kelas A Padang)
Tim SAR gabungan sukses menggelar operasi penyelamatan 16 penumpang dan ABK KM Sueisan Indo Satu, Sabtu (26/7/2025). (Foto: Kantor SAR Kelas A Padang)
PADEK.JAWAPOS.COM—Insiden kebocoran kapal terjadi pada Jumat malam (25/7/2025) di perairan Pulau Nyamuk, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Kapal Motor (KM) Sueisan Indo Satu dengan call sign YB7504 mengalami kerusakan pada lambungnya.

Berkat respons cepat tim SAR gabungan, seluruh 16 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima pada Sabtu dini hari (26/7/2025) pukul 02.57 WIB dari Alek, petugas SROP Teluk Bayur.

Lokasi kecelakaan berada pada koordinat 0°24'560"N - 100°14'003"E, sekitar 25,18 mil laut dan radial 203,11° dari Dermaga Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, dengan perkiraan waktu tempuh menuju lokasi sekitar dua jam.

KM Sueisan Indo Satu berukuran panjang 23,18 meter, lebar 5,3 meter, dan draf 2,45 meter dengan bobot 79 GT.

Kapal tersebut bertolak dari Muara Padang menuju Pelabuhan Sikakap, Kepulauan Mentawai. Sekitar pukul 23.55 WIB, kapal mengalami kebocoran lambung di perairan Pulau Nyamuk.

Setelah menerima laporan, Kantor SAR Kelas A Padang segera melakukan operasi penyelamatan. Pada pukul 03.00 WIB, tim meminta bantuan kapal terdekat.

Kapal LPGC Gas Venus yang berada sekitar 5 mil laut dari lokasi memberikan pertolongan pertama, meski penumpang awalnya menolak dievakuasi.

KN SAR Yudistira 227 kemudian diberangkatkan pukul 03.15 WIB dengan membawa 10 personel, terdiri dari 8 kru KN Yudistira dan 2 anggota Polairud.

Tim tiba di lokasi pukul 04.50 WIB dan mengevakuasi 10 warga negara asing (WNA) ke Pelabuhan Bungus Padang. Sementara itu, 6 kru kapal tetap berada di Pulau Marak untuk melakukan perbaikan darurat pada lambung kapal.

Pukul 07.25 WIB, KN Yudistira tiba di Pelabuhan Bungus dan menyerahkan seluruh penumpang kepada agen kapal untuk penanganan lebih lanjut.

“Total 16 Person On Board (POB), terdiri dari 10 WNA dan 6 ABK, semuanya selamat,” kata Hendri.

Hendri menambahkan bahwa operasi SAR dihadapkan pada tantangan visibilitas rendah karena pencarian dilakukan pada malam hari serta gelombang laut setinggi 1,5–2,5 meter. “Cuaca saat kejadian hujan dengan angin berkecepatan 10 knot,” jelasnya.(*)

Daftar Penumpang Selamat
Warga Negara Asing:

Awak Kapal:

Editor : Heri Sugiarto