Penghargaan ini diberikan atas prestasi, dedikasi, dan kiprah Nevi dalam mengangkat harkat dan martabat padusi (perempuan) Minang di kancah masyarakat, bangsa dan negara.
Penghargaan diserahkan kepada Nevi Zuairina yang diwakili Tenaga Ahlinya pada acara “Puisi Merah Putih; Padusi Baca Puisi” di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (9/8/2025).
Dalam keterangannya, politisi PKS itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih.
“Alhamdulillah, saya memandang penghargaan ini bukan hanya untuk pribadi saya, tapi untuk semua perempuan Minang yang terus berjuang di bidangnya masing-masing. Limpapeh dalam falsafah Minang adalah tonggak rumah gadang, dan saya berupaya agar peran itu terwujud nyata, baik di tengah keluarga, masyarakat, maupun dalam pengabdian di parlemen,” ujar Nevi.
Saat ini Nevi mengemban amanah sebagai anggota DPR RI Komisi VI.
Sebelumnya, Nevi mendampingi suaminya, Irwan Prayitno, saat menjabat Anggota DPR RI dan Gubernur Sumatera Barat dua periode (2010–2021). Sebagai Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, ia menginisiasi berbagai program pemberdayaan keluarga, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
Nevi juga dikenal mampu menjaga keseimbangan antara peran publik dan domestik.
Di tengah kesibukan politik, ia tetap menjalankan peran sebagai ibu dari 10 anak.
“Bagi saya, perempuan Minang memiliki kekuatan ganda: lembut dalam tutur kata, tegas dalam prinsip, dan kokoh dalam menjaga nilai-nilai. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi semua perempuan untuk terus berkarya dan mengabdi,” tambahnya.
Selain kepada Nevi Zuairina, Limpapeh Achievement Award juga diberikan kepada Hj. Emma Yohanna (Tokoh Masyarakat/Anggota DPD RI 2009–2024), Prof. Dr. Diana Kartika (Rektor Universitas Bung Hatta), dan Annisa Suci Ramadhani, SH, LLM (Bupati Dharmasraya).
Ketua Pelaksana Kegiatan dari Hamas, Isa Kurniawan menyebut penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tokoh perempuan Sumbar di bidang masing-masing.
"Nevi layak menjadi inspirasi bagi padusi Minang karena rekam jejaknya yang istimewa dan konsistensinya memperjuangkan aspirasi masyarakat," kata Isa.(*)
Editor : Heri Sugiarto