Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rp 6 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi Lubuak Sikoci

Aris Prima Gunawan • Rabu, 27 Agustus 2025 | 08:05 WIB

Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis bersama jajaran pemerintah daerah dan Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, meninjau lokasi irigasi Lubuak Sikoci di Korong Ladanglaweh, Nagari Sicincin, kemarin
Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis bersama jajaran pemerintah daerah dan Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, meninjau lokasi irigasi Lubuak Sikoci di Korong Ladanglaweh, Nagari Sicincin, kemarin
PADEK.JAWAPOS.COM-Rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci membawa angin segar bagi petani di Korong Ladanglaweh, Nagari Sicincin, Kecamatan 2x11 Anamlingkuang.

Harapan panjang yang sempat tertunda kini menemui titik terang setelah Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis (JKA), memastikan proyek tersebut akan berjalan pada tahun 2025.

Kepastian itu disampaikan langsung saat JKA bersama jajaran pemerintah daerah dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V meninjau lokasi, kemarin.

Saluran irigasi yang sudah lama mengalami kerusakan itu selama ini menjadi penopang ribuan hektare lahan pertanian, termasuk sawah dan tambak perikanan, yang membentang dari Lubuk Pandan hingga sekitarnya.

”Insya Allah tahun 2025 pembangunan ini dimulai. Kita tinggal menunggu arahan dari Kementerian PUPR, mudah-mudahan segera bisa dilaksanakan,” ujar JKA. Ia menegaskan, ketersediaan saluran air yang memadai akan sangat menentukan produktivitas petani di daerah tersebut.

Menurutnya, jika irigasi kembali normal, para petani akan lebih mudah dalam menggarap sawah maupun kolam perikanan. ”Kalau sudah diperbaiki, dunsanak yang bertani akan jauh lebih ringan bebannya. Kita ingin proses ini berjalan lancar agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas,” tambahnya.

JKA juga mengingatkan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga dukungan semua pihak.

”Mari kita berkolaborasi, jangan ada yang mempersulit. Walaupun anggaran dalam kondisi efisiensi, Alhamdulillah kita tetap berupaya maksimal untuk pembangunan di Padangpariaman,” tuturnya.

Dukungan turut disampaikan Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo. Ia menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan dana awal sebesar Rp 6 miliar untuk memulai rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci. ”Proyek ini akan mengairi sekitar 2.000 hektare sawah di Padangpariaman,” ungkapnya.

Meski demikian, Naryo menambahkan masih dibutuhkan tambahan anggaran untuk penyempurnaan pengerjaan. “Karena itu, kita terus koordinasi dan dorong Kementerian agar menambah dukungan dana pada tahap selanjutnya,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah bersama masyarakat dapat menjaga situasi tetap kondusif selama proses rehabilitasi berlangsung, sehingga pekerjaan bisa berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.

Harapan besar kini tertumpu pada proyek ini. Dengan rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci, ribuan petani di Padangpariaman diyakini dapat kembali meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Aliran air dari bendungan diharapkan menjadi penopang utama bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

Editor : Eri Mardinal
#Lubuak Sikoci #rehabilitasi irigasi #Pemkab Padangpariaman