Wajar kiranya, kita mempertanyakan kiprah senator asal Sumbar. Apalagi, hanya sekitar satu bulan lebih, para wakil kita di DPD RI ini berulang tahun. Satu tahun.
Hal ini jugalah yang melatarbelakangi Padang Ekspres membuka polling publik kinerja wakil rakyat Sumbar 2024-2029 di DPD RI. Polling dibuka di media sosial Instagram Padang Ekspres di link INI.
Menariknya, respons masyarakat begitu besar terhadap polling yang baru dibuka, Rabu (27/8) malam pukul 19.47 itu.
Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat mengikuti polling ditambah ratusan komentar. Hingga pukul 23.30 tadi malam, polling telah diikuti 2.324 netizen dan diakses 106.920 views. Ditambah lagi, 100 komentar, 969 like dan 20 kali dibagikan.
Hasil sementara: Jelita Donal memperoleh 31 persen suara atau sekitar 720 responden, Cerint Iralloza Tasya mendapat 27 persen suara atau sekitar 628 responden.
Berikutnya, Muslim M Yatim memperoleh 23 persen suara atau sekitar 534 responden. Serta, Irman Gusman meraih 19 persen suara atau sekitar 442 responden. Polling ini masih berlangsung dan berakhir Jumat (29/8).
Laman komentar, terlihat lebih seru lagi. Netizen secara terbuka mengomentari kiprah anggota DPD RI ini. Seperti diutarakan akun @bgd_zuheldi, “Semua telah tenggelam di laut kenikmatan, sudah tak ingat lagi pasir pantai yang mengantarkan ke laut.”
Kritikan juga disampaikan akun @Tony_Rn, “Fase pertama kejar balik modal, fase kedua cari untung buat tujuh turunan dan fase ketiga mencari dana buat ikut mencaleg lagi... Jadi jangan bertanya kinerja mereka lagi...”
“Bsk pas pemilihan pemilu dpd tahunan bsk2 ko mbo coblos ka 4 nyo supayo manag baliak,” ujar @Chris_Tawaqal.
Pengamat politik asal Unand Prof Asrinaldi menilai, pandangan, pilihan maupun komentar netizen ini mestinya bisa menjadi bahan evaluasi bagi keempat anggota DPD RI asal Sumbar.
“Semua ini, mesti menjadi bahan evaluasi. Mengingat, besarnya harapan masyarakat terhadap wakil-wakilnya guna memainkan kiprah di pentas nasional demi kemasjuan Sumbar,” ujar dia.
Diakuinya, situasi serba terbuka seperti sekarang ini, membuat netizen bisa memperoleh akses informasi dari mana saja. Bisa jadi, anggota DPD RI ini sudah berbuat.
Cuma akibat tidak terlalu diekspose, jadinya hanya segelintir orang saja tahu,” ujarnya. “Manajemen komunikasi massa perlu diperkuat dengan melibatkan media yang ada,” ujar dia. (r)
Editor : Novitri Selvia