Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ratusan Massa Demo Mulai Berdatangan ke Gedung DPRD Sumbar Jl Khatib Sulaiman Padang

Adetio Purtama • Senin, 1 September 2025 | 15:34 WIB

Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat mulai menggelar aksi di depan DPRD Sumbar, Senin (1/9/2025), pukul 15.00 WIB. Polisi siaga, jalan dipadati PKL.
Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat mulai menggelar aksi di depan DPRD Sumbar, Senin (1/9/2025), pukul 15.00 WIB. Polisi siaga, jalan dipadati PKL.
PADEK.JAWAPOS.COM—Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (1/9/2025).

Pantauan di lapangan, massa pertama tiba sekitar pukul 15.12 WIB dari arah kampus Universitas Bung Hatta (UBH). Tak lama berselang, gelombang massa kedua datang dari arah Jalan Hamka, Airtawar, dengan konvoi sepeda motor.

Sejumlah peserta aksi membawa berbagai spanduk berisi tuntutan yang ditujukan kepada anggota DPRD Sumbar. Namun hingga sore hari, belum ada satupun anggota dewan yang turun menemui massa.

“Kami menunggu kehadiran wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung,” ujar salah seorang peserta aksi.

Sebelum massa tiba, aparat kepolisian sudah bersiaga di sekitar kantor DPRD Sumbar sejak siang. Beberapa kendaraan taktis terlihat terparkir di halaman kantor dewan.

Selain aparat, kawasan jalan utama di depan DPRD juga dipenuhi pedagang kaki lima. Sejak pukul 13.00 WIB, mereka sudah berjajar menjajakan dagangan, membuat area sekitar semakin ramai sebelum aksi dimulai.

Sesuai jadwal, unjuk rasa yang diinisiasi oleh aliansi mahasiswa Sumbar bersama masyarakat dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB.

Namun, hingga pukul 14.20 WIB, belum terlihat kedatangan massa. Gelombang besar baru berdatangan lebih dari satu jam setelah jadwal yang ditentukan.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di depan kantor DPRD Sumbar sambil menyampaikan tuntutan mereka.(adt) 

Editor : Hendra Efison