Tampil beda dengan kampus yang lain, Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Krismadinata, secara langsung melepas rombongan mahasiswa UNP yang turut serta dalam aksi tersebut.
Pelepasan dilakukan di pelataran parkir Auditorium UNP sebelum mahasiswa bergerak menuju DPRD Sumbar. Dalam sambutannya, Krismadinata berpesan agar mahasiswa menjaga kondusivitas selama aksi berlangsung.
“Jangan anarkis, hati-hati jangan sampai disusupi oleh orang-orang yang sengaja memakai atribut UNP, sehingga merusak tujuan perjuangan aksi,” ujar Krismadinata di hadapan mahasiswa.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga fasilitas umum serta tidak menciptakan kemacetan selama aksi demonstrasi. Menurutnya, perjuangan mahasiswa harus tetap mengedepankan etika tanpa merugikan masyarakat.
“Jangan merusak fasilitas umum yang ada. Selain itu, mahasiswa dalam melakukan aksi demonstrasi dilarang menciptakan kemacetan yang merugikan masyarakat. Yang penting, apa yang kita perjuangkan bersama dalam aksi demonstrasi tercapai,” tambahnya.
Di akhir pelepasan, Rektor UNP menyampaikan dukungan sekaligus rasa bangganya terhadap keberanian mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi rakyat.
“Kami bangga. Kami berharap, apa yang kita perjuangkan ini dapat diwujudkan,” tutupnya.
Sementara itu pantauan di lapangan, ribuan mahasiswa telah memadati area Gedung DPRD Sumbar sejak pukul 15.00 WIB. Massa aksi datang berombongan dari berbagai penjuru kota.
Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan tuntutan agar DPR dan pemerintah lebih memperhatikan penderitaan rakyat serta segera melakukan pembenahan kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.(edg)
Editor : Hendra Efison