Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

MTN Sastra Hadir di Padang, Sumbar Jadi Jangkar Talenta Nasional

Hendra Efison • Kamis, 4 September 2025 | 11:53 WIB

MTN Sastra di Kota Padang juga menghadirkan ikon sastra nasional, novelis Ratih Kumala dan Ahmad Fuadi yang hadir untuk berbagi pengalaman dengan peserta.
MTN Sastra di Kota Padang juga menghadirkan ikon sastra nasional, novelis Ratih Kumala dan Ahmad Fuadi yang hadir untuk berbagi pengalaman dengan peserta.
PADEK.JAWAPOS.COM—Sumatera Barat selama ini dikenal sebagai tanah kelahiran banyak sastrawan besar. Namun, di tengah sejarah panjang itu, dunia sastra Sumbar masih menghadapi tantangan serius, mulai dari minimnya dukungan sistemik hingga tidak adanya jalur karier yang jelas.

Harapan baru kini muncul lewat program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya yang digagas Kementerian Kebudayaan RI.

Program ini akan digelar di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) pada 8–9 September 2025, dengan fokus utama pada bidang sastra. Sebanyak 2.000 talenta diundang untuk berpartisipasi.

Fokus Sastra di Padang

Koordinator MTN Sastra Padang, S Metron Masdison, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghimpun sekaligus mengelola potensi sastra yang terserak di Sumbar.

“MTN Sastra punya tujuan mencari bibit sastrawan dalam jumlah besar. Diakui atau tidak, satu dekade terakhir jumlah dan kualitas sastrawan Sumbar menurun,” kata Metron.

Ia menambahkan, bahasa Minangkabau yang menjadi pusaka sekaligus gelanggang bermain orang Minang seharusnya bisa melahirkan banyak sastrawan. Namun, kondisi saat ini membuat ajang seperti MTN menjadi sangat penting.

“Lewat program ini, talenta sastra Sumbar akan dipertemukan dengan sastrawan nasional dalam MTN Asah Bakat dan MTN IkonInspirasi,” jelasnya.

Mentor dan Ikon Sastra Nasional

Dalam MTN Asah Bakat, peserta akan mengikuti kelas intensif bersama mentor ternama seperti Yusrizal KW, Yusi Avianto Pareanom, dan Heru Joni Putra. Dari 100 karya terpilih berupa novel, cerpen, atau puisi, para peserta akan dibina secara personal selama dua hari.

“Kelas khusus ini jadi poin penting. Kementerian ingin menjejaki sampai lima tahun ke depan, siapa yang bisa menembus jenjang lebih tinggi, bahkan internasional. Ini kesempatan langka bagi sastrawan Sumbar,” ujar Metron.

Selain itu, lewat MTN IkonInspirasi, peserta bisa berdiskusi langsung dengan ikon sastra nasional. Tahun ini, novelis Ratih Kumala dan Ahmad Fuadi akan hadir berbagi pengalaman.

Program Nasional untuk Seni Budaya

MTN Sastra merupakan bagian dari MTN Seni Budaya, program prioritas nasional Kementerian Kebudayaan RI. Tujuannya untuk menjaring, mengembangkan, dan mempromosikan talenta seni budaya Indonesia secara berkelanjutan, dari level lokal hingga global.

Kegiatan ini juga menggandeng puluhan sekolah dan komunitas literasi di Sumbar. Seniman lokal ikut meramaikan acara, mulai dari rapper Tomy Bollin, musisi eksperimental Aldo Ahmad dengan sound poetry, hingga Irmansyah dengan gaya pembacaan puisi teatrikal.

Masyarakat umum dapat hadir menikmati seluruh rangkaian acara. Informasi lengkap tersedia di akun Instagram @ranah.pac. Sementara itu, pendaftaran untuk MTN IkonInspirasi masih dibuka hingga Senin (8/9/2025) melalui tautan https://bit.ly/MTNSastraInkonInspirasi_Padang.

“Terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan yang telah menjadikan Sumbar sebagai jangkar talenta nasional. Jalan sudah dibuka, kini giliran kita memanfaatkannya,” tutup Metron.(*)

Editor : Hendra Efison
#S Metron Masdison #MTN Sastra Hadir di Padang #Kesusastraan Sumbar #Sumbar Jadi Jangkar Talenta Nasional