“Alhamdulillah, respons pengunjung pada Festival Literasi Daerah 2025 sangat positif. Banyak yang penasaran dengan cara pemasangan, bahan baku, hingga keunggulan dibanding bata merah. Ini membuktikan masyarakat semakin terbuka terhadap inovasi konstruksi,” ujar Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, Kamis (11/9/2025).
Festival yang bertepatan dengan Hari Jadi Sumatera Barat dan Hari Kunjung Perpustakaan itu tidak hanya menjadi ajang literasi baca tulis, tetapi juga literasi teknologi dan inovasi.
PT Semen Padang menghadirkan stan pameran yang menampilkan maket instalasi, tayangan video proses pembangunan rumah dengan SEPABLOCK, serta kesempatan berdiskusi langsung dengan tim teknis perusahaan. Stan ini menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi pengunjung festival.
Win menjelaskan, kehadiran SEPABLOCK dalam festival literasi merupakan simbol komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Bagi kami, literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga literasi teknologi dan inovasi. Melalui SEPABLOCK, kami ingin mengajak masyarakat lebih peka terhadap produk konstruksi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkualitas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Win menegaskan bahwa SEPABLOCK sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya agenda pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat yang berkualitas serta berkelanjutan.
Inovasi ini diyakini dapat mempercepat penyediaan hunian layak dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Produk ini mendukung agenda pemerintah dalam menyediakan infrastruktur ramah lingkungan dan efisien. SEPABLOCK adalah kontribusi nyata PT Semen Padang untuk menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendukung arah kebijakan nasional,” kata Win.
Ia juga menambahkan, pemanfaatan SEPABLOCK selaras dengan program unggulan (progul) Gubernur Sumbar, terutama di sektor perumahan rakyat dan pengembangan kawasan.
“Dengan hadirnya SEPABLOCK, kami optimis bisa mendukung visi Sumbar dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya inovasi lokal yang berdaya saing,” tambahnya.(*)
Editor : Hendra Efison