Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tekan Pelanggaran Lalin, Polda Terapkan ETLE

Silvina Fadhilah • Rabu, 24 September 2025 | 13:30 WIB

EFEK JERA: Peringatan Hari Keselamatan Lalu Lintas yang dilaksanakan di Polda Sumbar, Senin (22/9) malam.
EFEK JERA: Peringatan Hari Keselamatan Lalu Lintas yang dilaksanakan di Polda Sumbar, Senin (22/9) malam.

PADEK.JAAPOS.COM-Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat fokus kembangkan inovasi teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) berbasis face recognition dan aplikasi Traffic Attitude Record (TAR) guna mengurangi pelanggaran lalu lintas.

Ini disampaikan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta saat acara syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 yang digelar di Ruang Hoegeng, lantai IV Mapolda Sumbar Senin malam (22/09).

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengatakan, penerapan ETLE face recognition dan aplikasi TAR di Sumatera Barat diharapkan mampu menimbulkan efek jera bagi pelanggar lalu lintas.

Kedua sistem itu memungkinkan penindakan pelanggaran dilakukan lebih transparan, akurat, dan minim interaksi langsung antara petugas dengan masyarakat.

“Kami terus berinovasi dalam pelayanan publik dan penegakan hukum. ETLE berbasis face recognition akan meningkatkan akurasi identifikasi pelanggar, sementara aplikasi TAR akan mencatat rekam jejak perilaku pengendara. Dengan begitu, pelanggar yang berulang akan mendapat sanksi lebih tegas,” ujar Irjen Pol Gatot.

Kapolda menambahkan penerapan teknologi ini sejalan dengan arah pembangunan Polri menuju transformasi digital. Selain mendukung modernisasi penegakan hukum, langkah ini juga bertujuan meningkatkan kepatuhan berlalu lintas secara berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa Polda Sumbar serius menuju sistem lalu lintas modern. Teknologi itu diharapkan bukan hanya menekan angka pelanggaran, tetapi juga mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih disiplin di jalan.

“Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana modernisasi sistem lalu lintas menjadi bagian penting dari pembangunan transportasi berkelanjutan,” ujar Gatot

Hari Lalu Lintas Bhayangkara diperingati setiap 22 September, sebagai bagian dari sejarah lahirnya fungsi lalu lintas dalam tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tahun 2025 ini mengusung tema “Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan Menuju Indonesia Emas.

Dalam sambutannya, Kapolda mengatakan bahwa peringatan Hari Lalu Lintas bukan hanya seremonial, tetapi momentum refleksi atas pengabdian panjang polisi lalu lintas.

“Hari Lalu Lintas bukan sekadar peringatan, tapi wujud syukur atas pengabdian panjang Polantas bagi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas Kamseltibcarlantas,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Irjen Gatot juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas dukungan terhadap pembangunan Gedung BPKB prototipe.

Fasilitas baru ini diharapkan dapat mempercepat layanan penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Gubernur Sumbar atas dukungan pembangunan Gedung BPKB prototipe. Fasilitas ini akan mendukung peningkatan pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Terakhir ia mengajak seluruh jajaran polisi lalu lintas dan masyarakat Sumbar untuk terus bersinergi menjaga ketertiban serta keselamatan di jalan raya.

“Mari kita bersama-sama wujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan demi Sumatera Barat dan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.(cr1)

 

Editor : Novitri Selvia
#polda sumbar #Irjen Pol Gatot Tri Suryanta #ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) #tar