Hingga akhir pekan ini, keduanya telah mengantongi suara jauh melampaui ambang batas minimal 30 persen yang dipersyaratkan.
Sokongan datang dari berbagai pihak, mulai dari anggota DPR RI, Gubernur Sumbar, Wakil Gubernur Sumbar, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumbar, stakeholder olahraga, pengurus provinsi cabang olahraga (Pengprov Cabor), hingga kalangan atlet.
“Alhamdulillah, dukungan ini menunjukkan adanya kepercayaan dan harapan besar untuk membawa olahraga Sumbar ke arah yang lebih baik. Kami optimistis bisa memenangkan kontestasi ini,” ujar Hamdanus kepada wartawan di Padang, Minggu (28/9/2025).
Anandya Dipo Pratama menambahkan bahwa dukungan yang terkumpul bukan hanya sekadar angka, tetapi juga menjadi penyemangat dalam menjalankan visi kebangkitan olahraga daerah.
“Kami tidak ingin hanya sekadar memenuhi syarat pencalonan. Lebih dari itu, kami ingin menggerakkan seluruh potensi yang ada demi prestasi Sumbar,” katanya.
Pasangan Hamdanus–Dipo menargetkan kebangkitan prestasi olahraga Sumbar dengan cita-cita menembus kembali 10 besar nasional, seperti yang pernah dicapai pada 2008–2010.
Beberapa strategi yang dipersiapkan antara lain menjalin sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, bekerja sama dengan perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Padang (UNP), memaksimalkan database atlet, memberikan penghargaan bagi atlet berprestasi, serta memperkuat sistem pembinaan olahraga di semua level.
Dengan dukungan yang terus mengalir, Hamdanus–Dipo optimistis mampu membawa KONI Sumbar ke arah yang lebih profesional dan berprestasi di tingkat nasional.(*)
Editor : Hendra Efison