Perseroan menegaskan seluruh proses rekrutmen hanya dilakukan melalui laman resmi rekrutmen.pln.co.id dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan proses rekrutmen yang transparan dan profesional.
Rekrutmen resmi PLN Group yang masih dibuka hingga 5 Oktober 2025, ditujukan untuk putra-putri terbaik bangsa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari D3, D4/S1 hingga S2.
“PLN tidak pernah meminta biaya dalam bentuk apapun pada proses rekrutmen. Jadi, bila ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan, dapat dipastikan itu adalah penipuan,” ujar Yusuf Didi, Selasa (30/9).
Ia menambahkan, keterbukaan dan kejujuran menjadi prinsip utama PLN dalam seleksi pegawai. Yusuf mengingatkan para pelamar untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang memakai nama Rekrutmen PLN Group, termasuk sistem refund palsu maupun permintaan penggantian biaya transportasi dan akomodasi seleksi.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan kompetensinya. Karena itu, kami imbau masyarakat untuk berhati-hati dan selalu memeriksa informasi resmi hanya dari kanal PLN,” tegasnya.
Untuk mendaftar Rekrutmen Umum PLN Group 2025, pelamar dapat mengakses situs resmi rekrutmen.pln.co.id. Pendaftar wajib masuk dengan email dan password, atau membuat akun baru dengan mengisi data diri dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.
Setelah itu, peserta dapat memilih lowongan sesuai jenjang pendidikan dan menekan tombol lamar. Pengumuman panggilan tes akan diumumkan melalui laman resmi dan hanya dapat diakses oleh akun masing-masing pelamar.
Dengan penegasan ini, PLN berharap masyarakat semakin waspada dan tidak menjadi korban penipuan yang mencatut nama perseroan.(*)
Editor : Hendra Efison