Kegiatan berlangsung di Asrama Haji, Parupuk Tabing, Padang, pada Senin (27/10/2025). Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memperkuat kesejahteraan dan kemandirian desa melalui gerakan koperasi.
KDMP digagas sebagai gerakan ekonomi desa berskala nasional untuk menyatukan potensi ekonomi desa, meningkatkan daya saing produk dan jasa, serta memperluas akses pasar melalui digitalisasi ekonomi desa.
Kegiatan pelatihan berlangsung dari 27 hingga 30 Oktober 2025, dengan 168 peserta yang berasal dari empat kabupaten yakni, Agam, Pesisir Selatan, Tanahdatar, dan Padangpariaman.
Setiap kabupaten mengirimkan 42 peserta yang terdiri dari Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Wali Nagari, dan Sekretaris Nagari.
Selain dari Ditjen Bina Pemdes, pelatihan juga menghadirkan delapan pelatih dari Balai Pemerintahan Desa Lampung, serta tiga narasumber dari Dinas PMD Sumatera Barat, Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, dan Bank BSI Area Padang. Tim supervisi dari Ditjen Bina Pemdes turut hadir untuk mendampingi kegiatan.
Ketua Forum Wali Nagari dan Kepala Desa Sumatera Barat (Forwana), Zul Arfin Dt. Parpatiah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan angkatan pertama di Sumatera Barat.
“Pelatihan ini diikuti oleh Ketua BPD, Wali Nagari, dan Sekretaris Nagari dalam rangka pemantapan Koperasi Merah Putih di Sumbar. Ini merupakan angkatan pertama,” ujarnya, Senin (27/10/2025).
Ia mengapresiasi langkah Kemendagri dalam memberikan pembinaan strategis bagi pemerintah nagari dan desa di Sumatera Barat.
“Atas nama Forwana Sumbar, kami berterima kasih kepada Kemendagri yang telah memberikan informasi strategis terkait pengembangan Kopdes Merah Putih. Kegiatan ini sangat membantu memperdalam pemahaman kami,” katanya.
Zul Arfin juga berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut. “Kami berharap pelatihan ini dapat diselenggarakan lagi di masa mendatang, karena sangat dibutuhkan oleh kawan-kawan di desa,” tambahnya. (Riyadhatul Khalbi/cr4)
Editor : Hendra Efison