Salah satunya adalah Aciek Motor Classic, yang berlokasi di Jalan By Pass KM 13, Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Bengkel ini berdiri sejak 2016 dan tetap bertahan hingga kini berkat ketekunan pemiliknya serta kecintaannya terhadap motor lawas.
Pemilik bengkel, Lukman Nul Hakim (39), mengatakan bahwa usaha ini berawal dari hobi.
“Saya memang dari dulu hobi motor klasik, belajar otodidak dari abang saya. Tahun 2016 saya nekat buka bengkel sendiri,” ujarnya, Senin (3/11/2025).
Aciek Motor Classic dikenal sebagai tempat perawatan dan restorasi berbagai jenis motor klasik, seperti Vespa tua, Honda CB, dan Honda Cup 70.
Lukman menyebut setiap motor lawas memiliki karakter dan nilai estetika yang khas.
“Setiap motor klasik punya karakter sendiri. Kadang mesinnya sudah lemah, tapi orang tetap ingin mempertahankan,” katanya.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam menjalankan bengkel motor klasik adalah sulitnya mencari suku cadang.
Beberapa komponen bahkan harus didatangkan dari luar kota. “Kadang satu baut atau gear kecil saja susah dicari. Saya juga sering pesan online,” jelasnya.
Selain sulit didapat, Lukman menuturkan bahwa suku cadang motor klasik sering kali tidak sesuai ukuran dan harus diolah ulang.
“Kadang sudah dapat barangnya, tapi ukurannya beda, jadi harus disesuaikan dulu,” tambahnya.
Menariknya, pelanggan bengkel ini tidak hanya berasal dari Kota Padang. Beberapa datang dari luar daerah untuk mempercayakan motornya kepada Lukman.
“Pelanggan terjauh kami dari Jambi. Sekarang ada Vespa dari Pasaman Timur yang dibawa langsung ke sini,” ungkapnya.
Karyawan bengkel, Ikhsan Yanson (29), menambahkan bahwa kerusakan paling sering ditemukan pada sistem kelistrikan motor klasik.
“Kebanyakan motor lama itu sudah mengalami penurunan pada kabel dan pengapiannya. Seperti kabelnya getas, lampu sering mati, atau pengapian tidak stabil,” jelasnya.
Bengkel Aciek Motor Classic menjadi bukti bahwa di tengah kemajuan teknologi otomotif, pesona motor klasik tetap hidup berkat para pecinta yang ingin menjaga nilai sejarah dan orisinalitas mesin tua mereka.(cr6)
Editor : Hendra Efison