Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah daerah.
Hari Pertama, 11 November 2025: Siaga di Pesisir Selatan dan Mentawai
Menurut data prakiraan BMKG, Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai berstatus siaga akibat potensi hujan sedang hingga lebat sejak pagi hingga malam hari.
Pagi hari, hujan berpeluang mengguyur Mentawai dan Pesisir Selatan, sedangkan hujan ringan terjadi di Agam, Padangpariaman, dan Padang.
Siang hingga sore, potensi hujan sedang-lebat meluas ke Pasaman Barat, Agam, Padangpariaman, Pasaman, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Malam hari, Pesisir Selatan diperkirakan tetap diguyur hujan lebat. Suhu udara berkisar 18–33°C dengan kelembapan 65–98%, dan angin bertiup dari selatan hingga barat dengan kecepatan 4–36 km/jam.
Hari Kedua, 12 November 2025: Fokus Waspada di Kepulauan Mentawai
Pada Rabu, BMKG memperingatkan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang terutama di Kepulauan Mentawai.
Pagi hari, hujan ringan berpotensi di Mentawai dan Pesisir Selatan. Siang hingga sore, hujan sedang-lebat diperkirakan terjadi di Mentawai, sementara hujan ringan di Pasaman Barat, Pesisir Selatan, dan Dharmasraya.
Malam hari, hujan ringan dapat terjadi di Mentawai, Pasaman Barat, dan Limapuluh Kota. Suhu dan kelembapan tetap stabil antara 18–33°C dan 70–98%.
Hari Ketiga, 13 November 2025: Peringatan untuk Pesisir Selatan dan Solok Selatan
Pada Kamis, potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang kembali meningkat di Pesisir Selatan, Solok Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Pagi hari, hujan ringan berpotensi di Padang dan Mentawai. Siang hingga sore, Pesisir Selatan diprediksi mengalami hujan lebat, sedangkan hujan ringan di Padangpariaman, Padang, dan Dharmasraya.
Malam hingga dini hari, Mentawai dan Solok Selatan diperkirakan diguyur hujan sedang-lebat dengan kelembapan mencapai 98%.
BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada
BMKG Minangkabau mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk memantau pembaruan informasi cuaca harian, terutama di wilayah pesisir dan dataran tinggi yang rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang. (CC1)
Editor : Hendra Efison