Kepala Posko Operasi Zebra Singgalang 2025, Iptu Afrizal Sahar, menyampaikan bahwa hingga Rabu (19/11/2025), tercatat enam kasus kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di wilayah hukum Polda Sumbar.
“Kami dari posko pelaksanaan operasi Ditlantas Polda Sumbar mencatat, sampai hari ini telah terjadi enam kasus kecelakaan lalu lintas,” ujar Iptu Afrizal.
Enam kasus tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia, satu korban luka berat, serta delapan korban luka ringan.
Data ini menjadi peringatan bagi pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan di jalan.
Selain mencatat kecelakaan, Ditlantas Polda Sumbar juga melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan tilang manual.
Hingga hari ketiga, sebanyak 45 pelanggaran ditindak melalui ETLE, sementara 89 pelanggaran ditindak secara manual.
Selain itu, 712 teguran persuasif diberikan kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran ringan.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin berlalu lintas.
Iptu Afrizal mengimbau seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati dan tidak mengabaikan aturan lalu lintas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan atau yang mengemudikan kendaraan bermotor agar selalu berhati-hati saat mengemudi. Jangan melakukan pelanggaran sekecil apa pun, karena setiap kecelakaan lalu lintas diawali dengan pelanggaran,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama karena keluarga selalu menanti kepulangan di rumah.
Operasi Zebra Singgalang 2025 akan terus digelar hingga akhir November untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di Sumatera Barat.(CC1)
Editor : Hendra Efison