Acara malewakan gala sako ini akan dilaksanakan di Balairung LKAAM Sumbar, Kompleks Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi pada Sabtu (22/11).
Ketua Panitia Penyelenggara Arfa Kasni MS, SP, MMP. Med. Dt. Tumangguang mengatakan batagak gala sako Dr. dr. Rahyussalim sudah dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2025 lalu di Nagari Saniang Baka, Kabupaten Solok. ”Jadi, Sabtu (22/11) besok akan melewakan gala sako Dr. dr. Rahyussalim di Balairung LKAAM Sumbar,” ujar Arfa Kasni.
Ia menjelaskan, Dr. dr. Rahyussalim adalah putra Minangkabau yang berkiprah di Jakarta. Ia seorang dokter spesialis Ortopedi. ”Beliau ingin malewakan galanya di Kota Padang. Dengan mengundang karib kerabat, kolega dan seluruh ninik mamak,” tuturnya.
Selain seorang dokter, Dr. dr. Rahyussalim pernah bertugas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan kembali menjadi dosen di Fakultas Kedokteran UI, sekaligus dokter spesialis. Ia juga Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Alumni SMAN 3 Padang (Ikasmantri) periode 2024-2028.
Ia menyatakan harapan besar agar seluruh undangan dapat hadir. Pasalnya, acara penobatan gelar adat ini diprediksi akan menjadi magnet, karena bakal dihadiri sejumlah tokoh nasional, khususnya dari kalangan militer dan akademisi di Jakarta.
Adapun undangan dari Jakarta yang bakal hadir diantaranya Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, MM, IPU.
Selain itu dari kalangan TNI dan Polri, seperti Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Mohamad Hasan dan Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksamana Madya TNI Edwin.
Mengingat Dr. dr. Rahyussalim memiliki latar belakang sebagai dokter spesialis, panitia juga mengundang komunitas medis dan akademisi. Diantaranya Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, serta para Guru Besar FKUI dan pimpinan organisasi bedah Orthopaedi seperti Presiden PABOI, Prof. Dr. dr. Ismail Hadisoebroto Dilogo.
Acara akan berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 13.30 WIB. Diisi dengan prosesi adat, termasuk pemasangan keris oleh Ketua Umum LKAAM Sumbar, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, Dt. Sati, dan penyerahan tongkat oleh Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi, Dt. Marajo. (*)
Editor : Eri Mardinal