Kepala Polsek Lubuk Alung, Iptu Riky Vrama Putra, membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB seiring meningkatnya intensitas curah hujan di wilayah setempat.
Curah hujan tinggi memicu luapan air dari Bendungan Batanganai yang kemudian menerjang badan jalan beraspal dan menyebabkan longsornya tanah di sekitar jalur penghubung dua nagari tersebut.
“Air dari Bendungan Batanganai meluap dan menerjang jalan beraspal yang merupakan jalur penghubung antara Nagari Pasie Laweh dan Nagari Salibutan,” kata Iptu Riky Vrama Putra, Senin malam.
Akibat kejadian ini, jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki. Aktivitas dan mobilitas warga di kedua wilayah terdampak lumpuh sementara.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Saat ini aparat setempat melakukan koordinasi lintas instansi untuk penanganan darurat dan percepatan perbaikan akses jalan. (CC1)
Editor : Hendra Efison